Aplikasi Teddy Inda Pelopori Pendidikan PKBM Secara Online

Aplikasi ini selaras dengan program pemerintah yang sedang melakukan uji coba metode pembelajaran secara e-learning di beberapa perguruan tinggi

Aplikasi Teddy Inda Pelopori Pendidikan PKBM Secara Online
guim.co.uk
Foto ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Yayasan Teddy Yulianto meluncurkan aplikasi belajar online bernama Teddy Inda. Aplikasi ini selaras dengan program pemerintah yang sedang melakukan uji coba metode pembelajaran secara e-learning di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

"Aplikasi ini baru bisa di-download di Playstore, dan akan terus kami kembangkan agar dapat digunakan di berbagai macam program teknologi," kata Teddy Yulianto, Ketua Yayasan Teddy Inda dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (6/2/2019) kemarin.

Teddy menjelaskan, dengan men-download aplikasi Teddy Inda maka masyarakat, khususnya pelajar, dapat mengakses atau mendapatkan informasi tentang materi pendidikan di mana saja dan kapan saja.

"E-learning merupakan salah satu upaya untuk mengikuti perkembangan teknologi dan informasi terhadap dunia pendidikan," tuturnya.

Baca: KPU Sebut 2.049 Caleg Ogah Buka Informasi Diri Kepada Publik

Baca: Ungkap Pandangannya Soal Prostitusi Artis, Aura Kasih Sebut Datang ke Ulang Tahun Saja Dapat Uang

Lebih detil lagi dijelaskannya, di aplikasi Teddy Inda tidak hanya tersedia materi pendidikan formal saja, materi keahlian (skill) juga ada, seperti otomotif, perakitan komputer, kuliner, dll.

Khusus peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Starisa School, yang didirikan Yayasan Teddy Yulianto, kehadiran aplikasi Teddy Inda sangat berguna sekali.

"Mereka bisa belajar di mana saja, kapan saja, dan tetap di bawah pengawasan staf pengajar kami sampai mereka dinyatakan lulus," jelasnya.

Untuk diketahui, PKBM Starisa School didirikan sejak tahun 2008.

Teddy berharap, setelah lulus peserta PKBM Starisa School dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang juga menerapkan metode e-learning.

Ia mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Mendiknas) menerapkan metode e-learning juga di Jakarta. Ia berpendapat, metode belajar e-learning sangat cocok diterapkan di Universitas Terbuka (UT), yang sangat dimungkinkan diikuti oleh masyarakat yang memiliki kendala waktu atau ekonomi.

Halaman
12
Penulis: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved