Dituntut Kerja di Akhir Pekan? Anda Berpotensi Miliki Masalah Kesehatan Mental yang Buruk

Apakah Anda dituntut kerja di akhir pekan? Seuah laporan menyebut kerja di akhir pekan mungkin akan membuat Anda depresi.

Dituntut Kerja di Akhir Pekan? Anda Berpotensi Miliki Masalah Kesehatan Mental yang Buruk
grinvalds/Thinkstock
Ilustrasi 5 zodiak yang selalu membiarkan stres membebani hidup mereka 

TRIBUNNEWS.COM - Apakah Anda dituntut kerja di akhir pekan? Jika demikian, mungkin Anda akan terkejut mendengar kabar ini.

Mengutip dari World of Buzz sebuah laporan yang dibuat oleh Free Malaysia Today mengatakan kerja di akhir pekan mungkin akan membuat Anda depresi.

Hal itu diperkuat dengan studi penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Epidemiologi & Kesehatan Masyarakat, yang dilakukan di University College LondoN.

Dengan menggunakan sampling data 11.215 pria dan 12.199 wanita, mereka menemukan beberapa temuan menarik.

Mereka menentukan standar kerja hari minggu dalam 35 hingga 40 jam seminggu, kemudian mereka menghasilkan kategori.

Baca: Berbagai Cara Atasi Depresi, Satu di Antaranya Olahraga

Kurang dari jam kerja standar:

- Jam kerja standar: 35-40 jam seminggu

- Jam kerja panjang: 41-55 jam seminggu

- Jam kerja ekstra panjang: 55+ jam seminggu

Dalam studi ini, mereka menemukan bahwa wanita yang bekerja dengan jam ekstra/panjang pada akhir pekan terakhir memiliki kesehatan mental lebih buruk daripada semua orang.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved