• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Jakarta

Siswa Korban Kerusuhan Koja Belum Masuk Sekolah

Minggu, 25 April 2010 18:27 WIB
Siswa Korban Kerusuhan Koja Belum Masuk Sekolah
FERDINAN/TRIBUNNEWS.COM
Warga yang ditahan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Alpin Chairuzein (13) seorang siswa SMP yang menjadi korban kerusuhan Koja, Tanjung Priok, beberapa waktu lalu, hingga hari ini masih belum bisa masuk sekolah.

Rustam, ayah korban, saat ditemui di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Minggu, (25/4/2010), mengungkapkan, sejak kejadian tersebut, Alpin tidak pernah menyinggung-nyinggung tentang sekolahnya.

Rustam menceritakan, awal mula anaknya terlibat dalam kerusuhan tersebut tak lebih karena anaknya itu ikut mengaji di pengajian habaib tiap malam Jumat. "Anak saya tiap malam jumat ngaji disana. Biasanya jalan kaki dari rumah yang jaraknya sekitar satu kilometer," ujarnya.

Rustam yang tinggal di daerah Pasar Uler, Plumpang, Jakarta Utara tersebut mengatakan, anaknya tersebut mengaku hanya ingin menonton kerusuhan dan bukan ikut-ikutan menyerang petugas Satpol PP. "Dia ngakunya sih nggak tahu mau ada bentrok seperti itu. Alpin diajak ngaji, sampai sana dikasih tahu ada penggusuran. namanya juga anak kecil, dia pengen lihat," ujar Rustam.

Rencananya, pasca pengobatan selama seminggu ini, Alpin sudah diperbolehkan keluar dari RSCM. Alpin menderita luka sobekan di daerah kepala bagian depan akibat terkena lemparan batu bata. "Mungkin Senin kita akan pulang. Lukanya sudah mendingan. Awalnya di jidat kanannya menganga hingga 6-7 senti," imbuh Rustam.
Editor: Prawira Maulana
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
11877 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas