Bom Meledak di Utan Kayu

Kompol Dodi: Segera Lapor Jika Paket Mencurigakan

tercatat hingga kini sudah ada sepuluh kasus pelaporan paket mencurigakan yang diduga berisi bahan peledak kasus utan kayu.

Kompol Dodi: Segera Lapor Jika Paket Mencurigakan
IST/KBR 68H
Petugas sedang berusaha menjinakkan bom yang dikirim orang tak dikenal ke Sekretariat JIL, Jalan Utan Kayu 68H, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011).
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak kasus pertama pengiriman paket mencurigakan berisi bom pada 15 Maret lalu di Kantor KBR 68 H di Jalan Raya Hutan Kayu, tercatat hingga kini sudah ada sepuluh kasus pelaporan paket mencurigakan yang diduga berisi bahan peledak.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan, saat ditemui wartawan di Mapolres Jakarta Timur, Sabtu (02/04/2011), menuturkan bahwa atas pelaporan tersebut, walaupun tidak semuanya benar-benar berisi bahan peledak, tak sekalipun Polisi merasa direpotkan.

"Tidak ada yang direpotkan" kata Dodi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa ia menghimbau pada masyarakat untuk tetap aktif melaporkan setiap paket yang dirasa mencurigakan, terlepas dari benar atau tidak isi paket tersebut adalah bahan peledak.

Dodi yang merupakan korban meledaknya bom Utan Kayu sehingga pergelangan tangan kirinya harus diamputasi itu, tidak bisa menjelskan mengapa di wilayah Polda Metro Jaya Jakarta Timur paling banyak menerima laporan paket mencurigakan.

"Kasus ini berawal di Jakarta Timur, sekarang paling banyak menerima laporan ya di Jakarta Timur" ujarnya.

Dodi mengimbau agar masyarakat segera melaporkan setiap paket mencurigakan. Mengamankan tempat penemuan, dan menghalangi orang yang tidak memiliki kepentingan untuk datang ke lokasi penemuan.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved