Minggu, 31 Mei 2015
Tribun Jakarta

Bandar Narkoba di Kampung Ambon-Johar Baru Belum Tersentuh

Kamis, 28 Juli 2011 01:19 WIB

Bandar Narkoba di Kampung Ambon-Johar Baru Belum Tersentuh
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Kapolda Sumut, Irjen Pol Jenderal Wisjnu Amat Sastro bersama dengan unsur Muspida secara bersamaan membakar narkotika dan obat obat terlarang di Mapolda Sumut,Jumat (8/7/2011). Kepolisian Daerah Sumatera Utara memusnahkan barang bukti narkotika dan obat-obatan berbahaya dalam berbagai jenis bernilai Rp 9,6 miliar lebih yang didapatkan sepanjang tahun 2011.Narkoba yang dimusnahkan itu terdiri dari 2,933 Kg heroin, 487,5 Kg ganja, 3,688 Kg shabu shabu, dan berbagai pil yang mengandung amphetamine 4.349 butir.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kampung Ambon dan Johar Baru, Jakarta Pusat diduga kuat jadi sarang peredaran narkoba. Sehingga polisi terus memantau dua kampung tersebut, untuk membongkar jaringan narkotika yang berada di dalamnya.

"Kampung Ambon dan Johar Baru itu menjadi prioritas utama Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Harus ditangani serius. Saat ini kami masih mengumpulkan informasi," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nugroho Aji Wijayanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/7/2011).

Sejumlah nama pun sudah dikantongi polisi yang diduga bertindak sebagai pengedar narkoba.

"Nama-nama sudah ada semua, masih kita selidiki, harus kita tangani. Perlu susun kekuatan," ujar Nugroho.

Tetapi untuk bandar narkoba di Johar Baru dan Kampung Ambon masih dalam pengembangan polisi. Pasalnya, jumlah barang bukti dari beberapa tersangka yang ada di dua daerah itu masih menunjukan jumlah yang minim.

"Biasanya kalau narkoba dalam jumlah besar didapat dari bandar. Tapi bandar di sana belum pernah, hanya kuantitas tertentu saja. Dua tempat
itu prioritas saya," katanya.

Halaman12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas