Senin, 24 November 2014
Tribun Jakarta

PPS Sulit Verifikasi karena Banyak Warga Pindah Domisili

Kamis, 23 Februari 2012 19:59 WIB

PPS Sulit Verifikasi karena Banyak Warga Pindah Domisili
googleimage

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proses verifikasi faktual oleh Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) lewat cara door to door atau turun langsung ke rumah pendukung bakal calon independen Gubernur dan Wakil Gubernur DKI tak semudah dibayangkan. Satu dari banyak kendala yang mereka temui adalah para pendukung sudah pindah rumah.

Hal tersebut disampaikan Erlita. AnggotaPPS Kelurahan Kramat Pela ini mengaku, dari 10 orang yang diverifikasi faktual, empat orang pindah rumah. Sedang tiga orang mengembalikan dukungan lewat pengisian formulir B8.

"Jadi empat orang tidak memenuhi syarat dan tiga tak mendukung dengan mengisi formulir B8. Sedang tiga orang mendukung dan memenuhi syarat," terang Erlita kepada Tribunnews.com saat dikonfirmasi di Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2012).

Sejauh ini, anggota PPS Kelurahan Kramat Pela sudah mulai turun ke bawah melakukan verifikasi faktual pendukung pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin. Di Kelurahan Kramat Pela, terkumpul 804 KTP pendukung. Yang lolos cek administrasi untuk diverifikasi 406.

Hasil sementara verifikasi faktual terhadap pendukung di PPS Kramat Pela sampai hari ini berjumlah 101. Dikatakan Erlita, dari jumlah itu, mereka yang tidak memenuhi syarat 35, memenuhi syarat 49, mengembalikan formulir B8 3, dan pindah rumah 14 orang.

Erlita yakin, PPS Kelurahan Kramat Pela akan memverifikasi faktual seluruh KTP pendukung sampai batas yang ditentukan KPUD Jakarta. Pasalnya, Erlita dan teman-teman turun melakukan verifikasi semaksimal mungkin sejak pagi, siang, sampai malam.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Hasiolan Eko P Gultom

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas