• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jakarta

Polda Metro Bantah Anggotanya Menyusup ke YLBHI

Rabu, 4 April 2012 17:56 WIB
Polda Metro Bantah Anggotanya Menyusup ke YLBHI
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kombes Pol Rikwanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya membantah jika ada anggotanya dari Resmob Dit Reskrimum (BKO Brimob) atas nama Briptu Eka Nurcholis menyusup ke YLBHI, seperti yang telah diberitakan sebelumnya dalam konferensi pers di kantor Komnas HAM.

"Tidak benar itu, tidak ada anggota kami yang menyusup," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/4/2012).

Menanggapi tudingan itu, Rikwanto menjelaskan tas milik Briptu Eka Nurcholis tertinggal di dalam mobil Resmob bernomor polisi 315-VII, dan diambil oleh oknum massa sebelum mobil tersebut dibakar kemudian oknum tersebut membawanya ke kantor YLBHI.

"Briptu Eka Nurcholis ke TKP bersama  Kasubdit Resmob AKBP Herry Heryawan dan anggota lainnya menggunakan tiga mobil beriringan," kata Rikwanto.

Kemudian, Briptu Eka Nurcholis pada hari kejadian yakni Kamis (29/3/2012) dan baru tiba dari Batam menggunakan  Lion  JT 377.

"Berangkat dari Batam pukul 11.35 WIT untuk menjemput pelaku perampokan toko emas Ciputat. Sampai di kantor, diajak oleh Kasad Resmob pergi ke TKP," ujar Rikwanto.

Berikut isi tasnya :
1.) 1 buku nikah atas nama EKA NURKOLIS dgn DEVIANA AGUSTIN.
2.) 2 pasang borgol stenles.
3.) fotokopian KTP  dan KTA atas nama BRIPTU EKA NURKOLIS,NRP.84101759.

4.) 1 buah kemeja lengan pendek.
5.) 1 buah celana panjang jeans warna hitam.
6.) beberapa lembar foto berpakaian dinas dan berpakaian preman.
7.) 1 buah headset warna putih.
8.) 1 buah charger.
9.) 1 buah pin reskrimum PMJ.
10.) 1set kunci rumah.
11.) beberapa lembar slip gaji.
12.) Sprin tugas bulanan dari Kasubdit Resmob / Tahbang AKBP Herry Heryawan.

Untuk diketahui sebelumnya, Ketua Crisis Center, Ratna Sarumpaet mengatakan penyusup tersebut (Briptu Eka Nurcholis) telah datang sejak sebelum kejadian bentrokan antara mahasiswa dan polisi terjadi di Gambir, Jakarta Pusat (27/3/2012) lalu.

"Dia juga sudah masuk sebelum peristiwa di gambir. Dia sudah hampir tahu seluruh rencana kami dan kami juga merasa dilucuti pada tanggal 29 agar kita tidak jadi demo dengan dilakukan penangkapan terhadap puluhan mahasiswa di gedung YLBHI," ujar Ratna.

Ratna juga mengatakan, para mahasiswa juga sering berbicara dengan pelaku yang diketahui bernama Eka tersebut. Bahkan, sambungnya, pelaku diketahui merupakan orang yang melakukan orasi sewaktu melakukan aksi di Gambir beberapa waktu lalu.

"Dia itu orangnya mudah bergaul. Bahkan, menurut keterangan mahasiswa, dia juga yang paling aktif untuk terus menyerang sewaktu kerusuhan di Gambir," papar Ratna.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
414871 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas