Senin, 2 Maret 2015
Tribun Jakarta

Polisi Temukan Keanehan di Kasus Pelecehan Artis JM

Kamis, 5 April 2012 12:46 WIB

Polisi Temukan Keanehan di Kasus Pelecehan Artis JM
net
ilustrasi korban pelecehan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Jakarta Timur yang menangani kasus pelecehan yang dialami JM (22), artis pendatang baru FTV yang mengaku ditelanjangi dan dicabuli oknum sopir taksi Blue Bird, menemukan keganjilan dalam kasus ini.

Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Endang, dari hasil pemeriksaan, JM bercerita bahwa saat itu ia pulang dari gereja di dekat Taman Mini, Pondok Gede.

Ketika itu JM hendak pergi ke rumah teman prianya di kawasan Semper, Jakarta Utara Minggu (1/4/2012) pukul 20.00. JM akhirnya mendapatkan taksi untuk le rumah temannya itu. "Dia bilang mau ke tempat temannya untuk antar kado," ujar Endang.

Namun sesampainya di depan rumah teman JM itu sekitar pukul 22.00, sopir taksi justru mulai merayu JM. "Dia bilang apa nggak enak kalau jam segini datang ke rumah temannya itu. Setelah itu mereka berbincang cukup lama di depan rumah dan JM akhirnya mengurungkan niatnya keluar dari taksi," ucap Endang.

JM mengaku dirinya menemukan kecocokan dengan sang sopir. Di tengah perbincangan itulah sopir berinisial RM (46) itu mengaku bisa membaca aura JM. RM mengatakan kalau aura JM sepertinya tidak baik sehingga perlu diobati, agar kehidupan dan rezekinya diperlancar.

"Pelapor kemudian diminta membeli aqua gelas. Nah, airnya diteteskan ke telapak tangan pelapor sambil sopir itu membaca garis tangan. Di situ sang sopir bilang perlu dilakukan pengobatan di penginapan, tapi yang bayar si pelapor dan disanggupi," papar Endang.

Halaman12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dodi Esvandi
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas