• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Jakarta

DPR: Polri dan TNI Diminta Jujur Ungkap Geng Motor

Sabtu, 14 April 2012 23:21 WIB
DPR: Polri dan TNI Diminta Jujur Ungkap Geng Motor

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Polisi dan TNI diminta jujur dalam mengungkap persoalan geng motor di Jakarta. Selain dihantui rasa tak aman masyarakat juga sulit mendapatkan informasi yang benar soal kejadian tersebut.

"Memang sangat aneh bila polisi tidak dapat mendeteksi adanya pergerakan masa yang lebih dari 200 an orang, apalagi mereka bergerak di jalan-jalan protokol di ibu kota. Akhirnya, masyarakat bertanya kemana saja patroli polisi malam itu," kata politisi PKS yang tak lain anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy, Sabtu (14/4/2012).

"Lantas timbul spekulasi, apakah memang kelompok tersebut adalah prajurit cepak dari angkatan laut? karena bisa jadi, polisi tak berani menindak, bisa pula mereka tak terdeteksi karena berkumpul dari mess. Apalagi ternyata ada yang tertembak. Nah polisipun ternyata menggandeng Pomal untuk menangani persoalan tersebut," ujarnya,

Dari semua spekulasi tersebut, ujarnya, masyarakat sekarang menanti hasil kerja polisi, bila mereka tidak bisa melacak kelompok yang beranggotakan lebih dari 200 orang tentunya akan menimbulkan tanya bagi publik.

Kelompok dengan jumlah sebesar ini seharusnya, imbuhnya lagi, dengan mudah dan cepat bisa di lacak oleh pihak kepolisian. "Klaim Kabid Humas Polda Metro Jaya bahwa Jakarta telah bebas dari geng motor saya kira tidak cukup. Kepolisian harus mengungkap hingga tuntas kasus geng motor pita kuning kemarin," tegasnya.

Bila tidak segera diungkap, katanya lagi, publik akan semakin yakin dengan spekulasi yang selama ini beredar, dan itu tidak boleh terjadi.

Penulis: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
442512 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas