• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 22 Juli 2014
Tribun Jakarta

Nono Minta Geng Motor Anarkis Ditindak Tegas

Rabu, 18 April 2012 00:51 WIB
Nono Minta Geng Motor Anarkis Ditindak Tegas
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Nono Sampono berbincang dengan puluhan anggota geng motor, di depan PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Nono Sampono, meminta geng motor yang berbuat anarkis ditindak tegas.  Bila anggota TNI terbukti terlibat dalam kasus tersebut, katanya, juga tetap harus ditindak tegas.

"Perbuatan itu harus ditindak tegas, pemimpin dan satuan pasti  tidak akan membiarkan itu," kata Nono seusai menemui geng motor di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2012).

Namun, Nono menyayangkan persoalan geng motor baru direspons setelah marak kasus anarkis. Padahal, hal itu bisa dicegah jauh-jauh hari.

Pada 31 Maret lalu, terjadi penganiayaan terhadap staf khusus Panglima Armada RI kawasan barat (Armabar) Kelasi Arifin Siri, di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Jakarta Utara.

Arifin tewas setelah dikeroyok sejumlah orang yang diduga kuat merupakan geng motor. Efek dari tewasnya Arifin, pada 7 April 2012 di SPBU Shell, Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, puluhan pria bersepeda motor menyerang kelompok orang di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Akibatnya, satu orang tewas dan dua orang mengalami luka berat akibat benda tajam. Kejadian penyerangan serupa berlanjut pada 8 April 2012, di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam peristiwa ini, empat orang mengalami luka bacok setelah diserang kelompok orang bersepeda motor. Para penyerang mencoreng pipinya dengan cat warna putih.
 
Dari dua peristiwa setelah tewasnya Arifin, polisi menyimpulkan penyerangan tersebut memiliki keterkaitan, dan diduga kuat sebagai bentuk balas dendam.

Meski polisi sudah menetapkan pemuda bernama Joshua sebagai tersangka, aksi penyerangan terus berlanjut. Ratusan pria menggunakan sepeda motor melakukan aksi brutal pada Jumat (13/4/2012) dini hari.

Akibatnya beberapa orang terluka. Selain itu, ada dua anggota TNI yang tertembak orang tak dikenal, saat geng motor beraksi di Jalan Pramuka. (*)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas