• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Tribun Jakarta

Sebut Baju Koko Gaya Basi, Jokowi-Ahok Didesak Minta Maaf

Kamis, 19 April 2012 18:10 WIB
Sebut Baju Koko Gaya Basi, Jokowi-Ahok Didesak Minta Maaf
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki T Purnama, mengikuti tes medis di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/4/2012). Hari ini para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta menjalani tes medis sebagai syarat wajib untuk maju dalam pemilihan kepala daerah. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) H Tatang Hidayat meminta kandidat calon pasangan gubernur DKI  Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahja Purnama (Ahok) meminta maaf.  Keduanya diminta mengklarifikasi pernyataan bahwa baju koko plus kopiah yang digunakan kandidat lainnya adalah dalam rangka kandidat tersebut mencari simpati publik, agar terkesan religius dan taat beragama.
Dia menegaskan pernyataan Jokowi-Ahok tersebut menciderai budaya Indonesia, hal itu juga tidak patut diucapkan seorang calon gubernur.
”Seolah-olah dia tidak tahu baju koko itu sudah menjadi kearifan lokal budaya Betawi, dan sudah sejak lama menjadi sebuah identitas nasional seperti halnya baju adat istiadat daerah lain," kata Tatang dalam rilisnya kepada Tribun, Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Tatang mengatakan, Jokowi adalah pejabat di daerah serta sedang mencalonkan diri dalam pilgub DKI, seharusnya menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika, yang tercermin dengan cara saling menghormati perbedaan keragaman budaya di Indonesia.

"Jakarta ini miniatur segala suku di Indonesia jadi mereka (Jokowi-Ahok) tidak bisa seenaknya tidak menghargai budaya yang ada terutama budaya lokal,"  jelas Tatang.

Lebih lanjut Tatang mengatakan pemimpin yang baik seharusnya tidak sembarangan dalam mengucapkan sesuatu apalagi hal itu bisa menciderai budaya kelompok atau etnis tertentu.

"Mereka harusnya banyak instropeksi diri sebelum mengucapkan sesuatu. Kan ada istilah mulutmu harimaumu dan apalagi diagama manapun juga diajarkan sebagai pemimpin yang baik tidak asal bicara yang bisa menimbulkan keresahan warganya,"lanjut tatang.

Seperti diketahui dalam kunjungannya ke salah satu media di Jakarta, pasangan Jokowi-Ahok menyebutkan penggunaan baju koko dan peci itu merupakan pencitraan gaya lama, basi dan membosankan.

“Ya bosanlah. Semua yang maju ke pilkada selalu pakai baju koko dan kopiah, biar kelihatan religius ” kata Jokowi.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
15 KOMENTAR
456741 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Iyud Dwi Mursito-Rabu, 16 Mei 2012 Laporkan
    Jokowi itu sebenarnya cuma bilang," Tidak mau menggunakan baju koko cuma untuk Pilkada, biar keliatn religius"...tidak menyebutkan kandidat lain.....Yang dikatakan Jokowi itu benar, jangan percaya dengan penampilan yang seolah-olah religius,, padahal penj
  • Andre-Sabtu, 21 April 2012 Laporkan
    Betawi... itu punya temen ahok semua, elo lihat aja semua toko, rumah, bangunan yang pingir jalan.... matanya pd sipitkan.... yg ngaku-ngaku betawi cuma preman, satpol PP sama Mandor pasar
  • Grandong-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    HAJI Tatang .. kenapa kamu membisu waktu para koruptor memakai baju koko untuk hadir di persidangan ?
    Jokowi tidak mengatakan "basi" atau "bosan memakai baju koko". Kamu mengada-ngada, bikin fitnah busuk untuk menjilat Tuan mu.
  • Firman Firdaus-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    hahaha,,,masing-masing calon mulai saling serang satu sama lain, mendekati hari pemilihan pasti akan semakin seru, ayoo dilihat siapa yg paling suka nyerang dan siapa yg paling sering diserang,,,tontonan gratis,,
  • Grandong-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    Ormas di Betawi yang suka bikin kerusuhan, kekerasan dan merusak, selalu pakai baju koko dan kopiah kalau sedang menjalankan aksinya. Kenapa tidak diributkan oleh LKB ?? H.Tatang ini sedang bikin kampanye BUSUK untuk mendiskreditkan Jokowi. Persis sepert
  • Grandong-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    H.Tatang Hidayat, anda jangan piciklah. Pakai baju koko+kopiah hanya kalau ikut Pilkada, terus berkoar2 obral janji membohongi rakyat. Itu malahan menghina baju koko+kopiah yang anda bilang ciri khas Betawi. Mestinya anda MALU, kalau baju kebanggan warga
  • Rusli Ar-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    KENDARAAN yang mengantarkan JOKOWI ke DKI adalah Mobil ESEMKA......... mana skrg mobilnya kok setelah tidak lulus uji eh malah adem ayem....nggak ada kelanjutannya....//Habis manis sepah dibuang.........
  • Bram Wijaya-Jumat, 20 April 2012 Laporkan
    bujug buneng bukan main da ah, jokowi asal jeblak aja... lah ketauan itu baju koko udah jd tradisi orang betawi, karena setiap acara yg berhubungan ama kebudayaan betawi ga ketinggalan tuh baju koko... kaga ada yg namanya kemeja kotak2... lagian tribunnew
  • Si Beye-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    “Ya bosanlah. Semua yang maju ke pilkada selalu pakai baju koko dan kopiah, biar kelihatan religius ” kata Jokowi
    ...bedakan kata "bosan" & "basi".....dasar pengen mencari kesalahan calon lain...apa saja bisa di serang....dasar otak rasis gerombolan s
  • Cerdas -Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    Baliau sama sekali tidak mengatakan baju koko dan kopiah itu membosankan.
    Yang dimaksud MEMBOSANKAN ITU cara2 lama cagub-cawagub yg maju ke pilkada berusaha "MENIPU" untuk mengambil hati warga betawi dengan "topeng" baju koko dan kopiah, ini yg membosanka
  • andra-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    setelah sekian lama cari2 kesalahan...akhirnya nemu
    juga..haha..basiiiii....jangan menilai cover saudara saudara
  • Prihatin-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    Seharusnya Joko dan Ahok kalau ngomong mikir2 dulu..
  • Don-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    Mudah2an z ni setan tdk da yg milih
  • Edison-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    Biasa aja lagi itu cuma baju yang penting bisa gak tuh
    calon gub + wakil pada buat Jakarta gak banjir dan
    macet lagi baju koko gak penting broo
  • Ali-Kamis, 19 April 2012 Laporkan
    Ah ini mah dipelesetin n belum
    apa2 emosi. Maksudnya kandidat
    yg pake baju koko n peci cm
    kalau mau pilkada doang. Emang
    basi. Mestinya orang Betawi
    tersinggung budayanya diperalat
    gini tiap pilkada. Kalau jadi
    gubernur, apa yang mrk lakukan
    buat
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas