• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribun Jakarta

Isu 2,2 Juta Suara Hilang Masih Misterius

Senin, 23 April 2012 19:07 WIB
Isu 2,2 Juta Suara Hilang Masih Misterius
(Serambi Indonesia/Zainun Yusuf)
Panitia pilkada Aceh Barat Daya memperlihatkan surat suara yang telah bocor sebelumnya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU DKI Jakarta diminta untuk bekerja maksimal dalam pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada DKI. Hal itu dikatakan peneliti Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Wahyudinata di Jakarta, Senin (23/4/2012).

"KPU biar bekerja maksimal jangan dengarkan pendapat orang yang  mungkin ini belum tahu seperti apa," kata Wahyudinata.

Wahyu mengatakan hal tersebut terkait adanya kabar 2,2 juta suara hilang misterius. Kabar tersebut dikatakan oleh Ketua Panwaslu Ramdansyah. Ketua Panwaslu itu menyebut carut marut data penduduk pada Pemilu 2009 tak boleh terulang lagi.

Wahyu mengatakan isu 2 juta hilang misterius belum berdasar. Sepengetahuannya, program e-KTP yang menjadi dasar DPS, belum selesai 100 persen.

"Data e-KTP belum selesai, baru 72 persen. Yang digunakan sekaran adalah data e-KTP yang sudah jadi dan data kompilasi dari yang sudah ada," ujarnya.

Saat ini, kata Wahyu, masyarakat harus pro-aktif melihat informasi apakah namanya sudah tertera dalam daftar atau belum. Bila belum, laporkan kepada pihak terkait.

KPU juga dapat berkoordinasi dengan stakeholder untuk membandingkan data mengenai DPS. "Semua pihak bekerjasama. Siapa yang sudah terdaftar atau belum, metodologi seperti itu. Kita belum lihat penghilangan secara massal," tukasnya.

Sebelumnya Ramdansyah mengatakan data DP4 di Jakarta tahun 2009 sebanyak 7,6 juta jiwa. Data 2012 kemudian susut menjadi 7,5 juta jiwa. Sedangkan dari data e-KTP hanya 5,3 juta jiwa.

"Artinya ada 2,2 juta warga Jakarta yang tidak diketahui keberadaannya," ujar Ramdansyah.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
467761 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Grandong-Selasa, 24 April 2012 Laporkan
    Ini permainan busuk incumbent. Proses E-KTP dibuat macet. Supaya banyak penduduk Jakarta tidak terdaftar. Sampai sekarang e-KTP saya dan RT/RW saya di Pondok Bambu Permai belum selesai2, padahal sudah 3 bulan. GANYANG FOKE !!!
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas