Minggu, 1 Februari 2015
Tribun Jakarta

Jangan Anggap Remeh Cagub DKI Independen

Selasa, 24 April 2012 06:40 WIB

Jangan Anggap Remeh Cagub DKI Independen
Tribun Jakarta /Dany Permana
Enam Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta (kiri-kanan) Fauzi Bowo, Hendardji Soepandji, Alex Noerdin, Faisal Basri, Joko Widodo, Hidayat Nur Wahid, mengikuti tes medis di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/4/2012). Hari ini para calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta menjalani tes medis sebagai syarat wajib untuk maju dalam pemilihan kepala daerah. (Tribun Jakarta/Dany Permana)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menilai pasangan independen dalam Pemilukada DKI tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebabnya, pasangan independen berpeluang menjadi orang nomor wahid di Jakarta.

"Mereka bukan pelengkap atau hanya menyemarakkan Pemilukada DKI," kata peneliti KIPP Wahyudinata di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Menurut Wahyu peluang mereka bersaing dengan calon-calon yang diajukan partai politik cukup besar. Apalagi mereka mengumpulkan dukungan riil dari masyarakat.

Wahyu lalu menjelaskan hasil Data Pemilih Sementara (DPS) sekitar 7juta warga dengan melihat tingkat kehadiran ke TPS pada Pilkada 2007 yang rendah hanya sekitar 60 persen. Maka, syarat minimal yang harus dikumpulkan independen sebanyak 407 ribu sudah tergolong baik.

"Kandidat independen sudah mengantongi delapan persen suara. Modal awal itu harus dipelihara dengan baik dan dapat ditingkatkan," ujarnya.

Diketahui, Pemilukada DKI 2012 memunculkan dua pasang calon independen yakni Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria.

Survei Pusat Kajian Politik (Puskapol) FISIP UI mengungkapkan warga ibukota mengetahui agenda pemungutan suara Pemilukada DKI. Survei yang dilaksanakan mulai 12-17 April 2012 dengan menggunakan wawancara telepon pada 742 responden, menunjukkan sebanyak 67,78 persen responden mengetahui hari pencoblosan pada 11 Juli 2012. Sementara jumlah yang tidak tahu pelaksanaan pemilukada termasuk banyak yakni 31,8 persen.

Halaman12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas