Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Jakarta

Afriyani Sudah Ditegur Tiga Kali

Kamis, 26 April 2012 12:56 WIB

Afriyani Sudah Ditegur Tiga Kali
Danang Setiaji Prabowo/Tribunnews.com
Suasana di halte Tugu Tani, Selasa (7/2/2012) lalu tempat mobil Xenia yang dikemudikan Apriyani, menabrak pejalan kaki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Sebelum mobil Xenia hitam yang dikemudikannya menghantam belasan pejalan kaki, Afriyani Susanti sudah ditegur teman-temannya Minggu dini hari. Saat itu, Afriani sudah terlihat teler setelah mengonsumsi narkoba jenis ekstasi di diskotik Stadium, Jakarta Pusat.

Pada Sabtu 21 Januari 2012, di sebuah cafe daerah Cikini, Afriani dan teman-temannya sudah pesta minuman keras seperti tequila, vodka, dan bir. Setelah itu bergeser ke diskotik Stadium. Di sini lah Afriani terlihat teler setelah mengonsumsi ekstasi yang dibeli patungan bersama teman-temannya.

Saat Minggu 22 Januari 2012 pukul 03.00 WIB, Afriani bermaksud meminjam mobil temannya, Angela Halim. Namun temannya yang lain Ary Sendy Trisdiarto memperingatkan Afriani agar tidak mengemudikan kendaraan bermotor. "Sudah naik taksi saja. Nanti repot," begitu anjuran Ary seperti ditirukan penuntut umum dalam dakwaannya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2012).

Namun, anjuran itu dianggap Afriani angin lalu. Ia bersikeras kalau dirinya masih bugar. Sampai di lobi, Afriani langsung menyerahkan kartu Valet. Ary kembali memeringatkan Afriani, dirinya ingin pulang naik taksi saja. Peringatan kedua juga tidak ditanggapi. Afriani berkilah sudah biasa bergadang sehingga tetap akan membawa mobil.

Setelah masuk mobil, Afriani mengantar temannya ke ATM BCA untuk mengambil uang. Lalu Afriani mengantar si pemilik mobil orang Bekasi ke diskotek Stadium. Lalu mobil tetap dipacu Afriani dan di tengah jalan, seorang teman yang duduk di mobil menanyakan apa masih kuat? "Gue masih kuat," tegas Afriani.

Setelah kejadian itu, Afriani langsung memacu mobilnya melewat Jalan M Ridwan Rais. Pada jarak 50 meter sebelum lampu merah, Afriani menancap gas mobilnya hampir 100 kilometer perjam. Posisi semula mobil di tengah kemudian bergeser ke kiri dan tak terkendali akhirnya menabrak belasan pejalan kaki.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas