Senin, 24 November 2014
Tribun Jakarta

Bisnis Narkoba di Kampung Ambon Masih Sulit Dihentikan

Rabu, 2 Mei 2012 11:33 WIB

Bisnis Narkoba di Kampung Ambon Masih Sulit Dihentikan
TRIBUNNEWS.COM/Abdul Qodir/TRIBUNNEWS.COM/Abdul Qodir
Ratusan petugas gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Barat, dan Polsek Cengkareng, menggelar razia narkoba besar-besaran di kawasan kampung Ambon, komplek perumahan Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakbar, Kamis (8/12/2011).Petugas juga mendapati berbagai jenis narkoba senilai lebih dari Rp 11 miliar, 5 pucuk senjata api, belasan senjata api, dan uang tunai Rp 218 juta, dari 33 rumah yang ada di komplek perumahan Permata yang lebih dikenal dengan Kampung Ambon tersebut. (TRIBUNNEWS.COM/Abdul Qodir)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional, Brigadir Jenderal Pol Benny Mamoto menjelaskan, bisnis narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat masih sulit dihentikan.

"Sejarahnya Kampung Ambon itu kan, pindahan dari Senen, Jakarta Pusat. Tingkat kriminalitasnya tinggi. Begitu tiba di Kampung Ambon, mereka tidak ditata, tidak disiapkan bagaimana agar bersih dari kriminalitas," ujar Benny.

"Bagaimana kesejahteraan sosialnya. Jadi, sama saja memindahkan kejahatan dari suatu tempat ke tempat lain," kata Benny lagi saat ditemui wartawan di Gedung Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Selasa (1/5/2012) kemarin.

BNN sendiri sebenarnya telah menjalankan program di Kampung Ambon untuk mengubah imej Kampung Ambon. Diantaranya dengan memberikan sosialisasi, kegiatan community development, dan kegiatan pembangunan pola hidup masyarakat.

Kegiatan pembangunan pola hidup masyarakat yaitu dengan mengubah pola pikir yang tadinya hanya mengandalkan mata pencaharian dari bisnis narkoba, beralih ke bidang lain. Oleh karena itu kepada masyarakat diberikan pelatihan keterampilan.

Namun, usaha itu ternyata tidak begitu berhasil. Kemarin, petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Ambon dan berhasil menangkap empat orang tersangka pelaku pengedar narkoba. Meski penggerebekan tersebut tidak sepenuhnya bisa dijadikan indikator kegagalan, namun itu fakta yang terjadi di Kampung Ambon.

Benny kembali mengungkap, untuk mengubah Kampung Ambon, perlu usaha komprehensif dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah setempat. Pemerintah daerah memegang peranan penting untuk merubah tatanan kehidupan masyarakat Kampung Ambon.

"Perlu penanganan komprehensif. Penegakan hukum dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan," paparnya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas