Jumat, 21 November 2014
Tribun Jakarta

Polisi Masih Buru Empat DPO Komplotan Bambang

Rabu, 2 Mei 2012 15:01 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian masih terus memburu empat pelaku lainnya dalam komplotan perampokan yang didalangi oleh Bambang Cs.

"Pelaku komplotan ini ada 9 orang, empat orang tertangkap yakni Cecep (42), Imam (45), Sihombing (34) dan Roy Pandu, satu ditembak yakni atas nama Bambang.  Masih ada yang DPO empat orang, yakni W, K, S dan H," jelas Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Rabu (2/5/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Komplotan Bambang Cs yakni Cecep (42), dan Imam (45) yang ditangkap di Cikampek, lalu Sihombing (34) dan Roy Pandu di tangkap di Depok pada 27 April 2012, sementara Bambang sendiri ditangkap 28 April 2012 di Tanah Kusir, dan tewas ditembak polisi diketahui terlibat beberapa kasus perampokan.

Herry mengatakan komplotan Bambang telah lama diintai aparat kepolisian. Beberapa aksinya yakni :

1. terlibat dalam perampokan 19 Agustus 2011 silam di sebuah gudang kain majut, Jalan Kapuk Muara no. 3, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Saat itu dikatakan Herry, korban atas nama Budi Jaya (34)  dan Huang Zheng Zhong (39), didatangi empat orang laki-laki yang mengaku anggota polisi dari Mabes Polri. Masing-masing membawa senjata api, sebilah pisau badik dengan menggunakan mobil Avanza berwarna hitam bernopol B 5226 PHG.

Keempatnya langsung masuk  ke gudang dan merampas sejumlah uang. Korban kemudian dibuang di dekat ruko apartemen Sutra Barat Perum Alam Sutra. Akibat perampokan itu, korban mengalami Kerugian yakni uang tunai Rp 178 juta, 2 buah ponsel Blackberry, 1 buah ponsel merek asal Cina, 1 buah ponsel milik korban Budi Jaya.

2. Perampokan di Pademangan Jakarta Utara, korban atas nama Sutrisno (37) alamat di Jl Hidup Baru 49/9 RT 01/2 Pademangan Jakarta Utara pada 30 Agustus 2011 pukul 09.00 WIB.

3. September 2011 komplotan ini merampas satu unit truk fuso yang bermuatan 27 drum besar berisi cat

4. Januari 2012 komplotan ini merampas satu unit truk yang berisi rinso.

Dari tangan para pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka yakni senpi jenis FN beserta empat butir peluru, senpi air soft gun, senpi replika korek api, kendaraan roda empat pick up Suzuki cery, kendaraan roda dua shogun, dua borgol, lakban dan dua pisau.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas