• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Jakarta

Irshad Manji: Butuh Setahun Menulis Pluralisme Indonesia

Sabtu, 5 Mei 2012 22:10 WIB
Irshad Manji: Butuh Setahun Menulis Pluralisme Indonesia
NET
Irshad Manji, penulis buku Allah, Liberty and Love .

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Irshad Manji, penulis buku 'Allah, Liberty, and Love', mengaku belum bisa menulis tentang pluralisme Indonesia, walaupun ia sudah beberapa hari berada di Indonesia, dan mengalami sejumlah insiden.

Dalam acara bedah buku yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Sekretariat AJI Jakarta, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2012), ia mengalami dua penolakan. Pertama di Solo, Jawa Tengah. Kedua, pembubaran paksa acaranya oleh Front Pembela Islam (FPI), Jumat (4/5/2012) malam.

"Saya tidak tahu (apa yang akan saya tulis). Saya butuh waktu lagi," katanya.

Warga Kanada menuturkan, ia belum bisa menulis tentang Indonesia dalam kunjungannya kali ini. Irshad mengatakan perlu waktu dan lebih banyak berdiskusi dengan warga Indonesia, untuk menulis tentang pluralisme di Indonesia.

"Satu, dua pengalaman belum bisa menjelaskan semuanya. Beri saya waktu satu tahun," tutur Irshad.

Irshad mengakui, Indonesia adalah contoh paling nyata, di mana Islam bisa berkembang secara plural, walaupun bukan bentuk plural yang ideal. (*)

Berita Metropolitan Terkini

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
504202 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Dani-Kamis, 10 Mei 2012 Laporkan
    Irsyad manji penyembah syetan. Kami tdk terima indonesia dkatakan penganut faham pluralisme.
    Manusia terkutuk.
  • Si Beye-Rabu, 9 Mei 2012 Laporkan
    .....Kebebasan bicara yang dijamin oleh negara,tidaklah menghapus kewajiban bagi kita untuk mencegah tersebarnya kemungkaran....
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas