• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Kedubes Belanda Belum Temukan Data Tentang Albert

Sabtu, 5 Mei 2012 13:09 WIB
Kedubes Belanda Belum Temukan Data Tentang Albert
Wahyu Aji/Tribunnews.com
foto copi paspor korban

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai saat ini identitas Warga Negara Belanda yang melakukan aksi bakar diri kemarin Jumat (4/5/2012) di depan kantor Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan belum diketahui jelas oleh Pihak Kedubes Belanda.

"Mereka (pihak Kedubes Belanda) belum menemukan data tentang mister Albert ini dalam catatan Kedubes," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (5/5/2012).

Menurut Rikwanto, hingga saat ini pihak Kedubes Belanda masih mencari data-data terkait orang yang melakukan bakar diri tersebut.

"Pihak Kedutaan Besar Belanda masih mencari datanya mau ngapain, siapa dia, siapa keluarganya, kita belum tahu," ungkap Kabid Humas.

Nama Albert Johannis Cornelis tersebut menurut Rikwanto berdasarkan data-data yang ditemukan dari tas korban yang sudah setengah terbakar, tetapi untuk data resmi di Kedutaan Besar Belanda masih belum diketahui.

"Namanya ini kita dapatkan berdasarkan kartu identitas dalam tas yang sudah sebagian terbakar. Jadi bukan daftar nama di Kedubes," ungkapnya.

Sebelumnya, Albert Johannis Cornelis, seorang WN Belanda melakukan aksi bakar diri di depan kantor Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari lokasi kejadian polisi menemukan dokumen-dokumen pasport dari tas yang dibawa korban, sebuah korek api gas yang diduga digunakan korban untuk bakar diri.

Tidak ada yang mengetahui bagaimana awalnya Albert melakukan aksi bakar diri, tiba-tiba saja korban berlari ke luar gedung arah Jalan Besakih, samping Kedubes, dengan tubuh sudah dalam keadaan terbakar kemudian terkapar di taman pembatas jalan.

Kemudian korban dibawa ke rumah sakit Medistra untuk mendapatkan perawatan, karena peralatan kurang memadai akhirnya korban dirujuk ke RSPP.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
0 KOMENTAR
503262 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas