Senin, 2 Maret 2015
Tribun Jakarta

Alex Noerdin dan Jokowi Dianggap Pemimpin Gagal

Senin, 7 Mei 2012 17:38 WIB

Alex Noerdin dan Jokowi Dianggap Pemimpin Gagal
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, keluar dari Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/4/2012), seusai diperiksa terkait dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games XXVI di Palembang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi menolak dua pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dan Jokowi-Ahok, di Bundaran HI, Senin (7/5/2012).

Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Muda Peduli Jakarta (GMPJ) menyebut, kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, telah gagal memimpin daerahnya masing- masing.

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk yang menyebutkan Jokowi dan Alex sebagai pemimpin yang tidak amanah.

Dalam tuntutannya, mereka menolak Alex Noerdin dan Joko Widodo sebagai calon pemimpin DKI Jakarta. Karena, keduanya dianggap terlibat kasus Korupsi dan banyak melakukan kebohongan.

"Kami mau ungkap fakta kepada masyarakat Jakarta tentang kedua pemimpin tersebut, mereka bilang sukses bangun wilayahnya, tapi ternyata bohong," ujar Koordinator GMPJ Tio Utomo.

Tio memberikan contoh, Alex Noerdin yang masih tersangkut kasus Wisma Atlet.

"Alex diindikasikan dapat jatah komisi proyek dari PT Duta Graha Indah selaku kontraktor sebesar 2,5 persen, dari total proyek Rp 191,6 Miliar," papar Tio.

Halaman12
Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas