• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Tak Dapat Tiket Pulang, Acong Mengamuk di Stasiun Manggarai

Senin, 7 Mei 2012 13:18 WIB
Tak Dapat Tiket Pulang, Acong Mengamuk di Stasiun Manggarai
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Stasiun Manggarai Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmalia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas Polsek Metro Tebet, berhasil mengamankan pelaku pengrusakan stasiun kereta Manggarai, Sabtu (5/4/2012), yakni SH alias Acong (33), warga Jalan Manggarai Utara, Tebet, Jakarta Selatan.

Sabtu lalu Acong mendatangi stasiun Manggarai sembari membawa barang bawaan, berharap bisa pulang kampung ke Jawa Tengah.

Namun apa daya, tiket kereta yang tersedia hari itu sudah ludes dibeli.

Bukannya mencari tiket di stasiun lain, atau pindah moda transportasi, ia justru mengamuk tak karuan.
Kaca loket penjualan tiket ia pecahkan, sejumlah meja dan bangku yang ada di tempat itu pun ia hempaskan ke pojokan.

Dharma (33), seorang petugas kemanan yang menyaksikan kejadian itu sempat berusaha menghentikan aksi Acong, namun apa daya bogem mentah pemudik gagal itu sudah keburu mendarat di wajahnya, Acong pun tak terhentikan.

Setelah puas, ia bisa melenggang pula tanpa ada yang memintai pertanggungjawaban.

Kasi Humas Polsek Tebet, Aiptu Broto Suwarno, Senin (07/05/2012), mengatakan bahwa usai kejadian, petugas Polsek Metro Tebet yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Samuel langsung mengumpulkan informasi, mengenai pelaku dari para saksi dan korban.

Broto juga menambahkan, akibat perbuatan Acong, PT Kereta Api Indonesia (KAI), menderita kerugian hingga sekitar Rp 3.000.000.

Malam tadi, Minggu (6/5/2012), petugas akhirnya berhasil menemukan alamat Acong, yang memang tinggal tak jauh dari stasiun. Tak butuh lama, Acong akhirnya ditemukan.

"Pelaku bisa ditemukan, kepada petugas dia tidak bisa berkelit waktu ditanya, langsung kita amankan," katanya.

Menurutnya, pelaku dijerat pasal 51 dan 406 KUHP mengenai penganiayaan dan pengrusakan, dengan acncaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Anwar Sadat Guna
1 KOMENTAR
507222 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • emji-Senin, 7 Mei 2012 Laporkan
    Pt kai hrs istropeksi diri, kejadian ini berulang di banyak stasiun KA, loket baru dibuka krcis sdh abiz, tp calo2 berkeliaran dg harga 2x lipat. Itu kemarin sy alami di sta Tjg kertapati plbg.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas