• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Istri Febri Dijerat Pasal Penganiayaan

Selasa, 8 Mei 2012 14:39 WIB
Istri Febri Dijerat Pasal Penganiayaan
net
Raafi Aga Winasya Benyamin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggelar sidang perdana untuk enam tersangka pengeroyokan siswa Pangudi Luhur, Raafi Aga Winayasa Benjamin, Selasa (08/05/2012).

Keenam terdakwa itu adalah Maratoga (27), Helmy (24), Fajar Eddy Putra (25), Ali Abek (33), Robby Syarif (34), dan Violetta Caecilia Maria Constanza, alias Connie (39), yang merupakan istri dari Sher Muhamad Febry Awan, pelaku penusukan terhadap Raafi, pada 5 November lalu di klub Shy Roof Top, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Jaksa Penuntut Umum Indra Hidayanto, dalam dakwaan mengatakan kejadian tersebut bermula saat Connie dilantai dansa di dorong Raafi hingga terjatuh. Saat Connie berdiri, hal yang sama pun dilakukan Raafi.

Kejadian tersebut berlanjut kepada pelemparan puntung rokok terhadap Ali Abel oleh Raafi, kemudian berimbas pada pemukulan Raafi yang dilakukan oleh Maratoga dan Ali Abel, Kemudian Sher datang, dan melakukan penusukan terhadap Raafi. Setelah ditusuk, Connie dan Fajar, Helmy dan Robby kemudian mendorong Raafi hingga terjatuh.

Raafi kemudian dibawa oleh teman-temannya ke Rumah Sakit Siaga Pasarminggu, Jakarta Selatan, dan menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan.

Keenam terdakwa itu dijerat pasal 170 ayat 2, mengenai pengeroyokan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, serta pasal 170 ayat 1.

Jaksa juga menuntut terdakwa dengan pasal 351 KUHP, mengenai penganiayaan ayat 1 dan 3, jo pasal 55 ayat 1, mengenai penganiayaan terhadap seseorang.

Muara Karta, pengacara Helmy dan Fajar, menganggap dakwaan Jaksa tidak benar, karena pasal-pasal tersebut dipukul rata terhadap para terdakwa, padahal perbuatan para tersangka berbeda.

"Jaksa harus tahu mana (terdakwa) yang menonton, mana yang hanya lewat, masa jadi terdakwa semua. Ini sudah tidak benar," katanya.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
510561 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas