Kamis, 29 Januari 2015
Tribun Jakarta

Kampanye Negatif Untungkan Jokowi-Ahok

Rabu, 9 Mei 2012 19:19 WIB

Kampanye Negatif Untungkan Jokowi-Ahok
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Jokowi dan Ahok

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kampanye hitam tak selamanya dianggap negatif. Itulah yang dirasakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menurut Ahok, semakin banyak orang melakukan kampanye hitam, semakin besar pula indikasi pasangan ini memenangkan pemilukada.

"Jadi tidak usah disurvei, orang sudah tahu. Kenapa orang membuat kampanye negatif terhadap kami, itu indikasi kami terus naik untuk bisa menang," ujar Ahok seusai diskusi 'Mendorong Kewirausahaan di Kalangan Pemuda Jakarta' di FX Senayan, Jakarta, Rabu (9/5/2012).

Ahok mengakui, selama ini memang belum masif menyosialisasikan dirinya dan Jokowi maju dalam Pemilukada DKI Jakarta.

Namun, kampanye hitam yang belakangan merebak lewat brosur, ternyata menyadarkan orang bahwa ada Wali Kota Solo Jokowi maju sebagai cagub DKI Jakarta.

Bekas Bupati Belitung Timur  menambahkan, dari informasi tim sukses, kampanye hitam berupa pamflet banyak tersebar di Jakarta Barat. Lalu, menyebar rata di seluruh Jakarta.

Bagi Ahok, dengan kampanye hitam, si pelaku atau donatur telah memberikan promosi gratis untuk Jokowi-Ahok.

Halaman123
Penulis: Y Gustaman
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas