Selasa, 26 Mei 2015
Tribun Jakarta

Ketua Panwaslu DKI Dituding Memanfaatkan Uang Rakyat

Jumat, 11 Mei 2012 17:50 WIB

Ketua Panwaslu DKI Dituding Memanfaatkan Uang Rakyat

TRIBUNNEWWS.COM, JAKARTA - Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (sigma) menilai, Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah, terindikasi melakukan penyimpangan.

Dugaan ini menyusul pemanfaatan uang rakyat yang diambil dari dana APBD DKI Jakarta, lewat penerbitan Majalah 'Bang Awas, yang diterbitkan Panwaslu DKI Jakarta.

"Indikator adanya kepentingan pribadi, disusupkan oleh Ketua Panwaslu pada penerbitan majalah edisi Maret 2012, setidaknya dapat dilihat pada tiga hal," ujar Koordinator Sigma Said Salahudin, dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (11/5/2012).

Pertama, jelas Said, adanya penggunaan lambang berbentuk karikatur diri Ketua Panwaslu yang tengah memeluk Monas.

Lambang ini diduga dimaksudkan sebagai simbol 'kedua' dari institusi Panwaslu DKI Jakarta, karena juga digunakan pada media lain, termasuk situs resmi Panwaslu DKI.

Gambar diri Ketua Panwaslu yang diletakan di sisi kanan nama majalah dan nama website, dibuat dalam bentuk dan ukuran jauh lebih besar dari gambar burung garuda, simbol negara yang berada pada lambang resmi Panwaslu DKI.

"Ini patut disebut sebagai bentuk pelecehan terhadap lambang negara," imbuh Said.

Halaman123
Penulis: Y Gustaman
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas