• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Jakarta

Jokowi: Kalau Urusan Makan, Saya Tak Cocok Sama Ahok

Sabtu, 26 Mei 2012 16:49 WIB
Jokowi: Kalau Urusan Makan, Saya Tak Cocok Sama Ahok
Srihandriatmo Malau/Tribunnews.com
Jokowi Bersama Pedagang di Pasar Tradisional Jembatan Merah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, merasakan banyak kecocokkan dengan tandemnya, calon wakil gubernur (cawagub) Basuki Tjahja Purnama, selama dua bulan mengarungi proses Pemilukada di ibukota.

Namun, ada satu ketidakcocokkan yang dirasakan Jokowi dengan cawagub yang biasa disapa Ahok tersebut. Yah, Jokowi mengakui, ketidakcocokkan itu sebatas porsi makan.

"Selama dua bulan ini, saya cocok-cocok saja, mulai guyonannya cocok. Yang enggak cocok cuma satu, makanannya engga cocok. Kalau Ahok (porsi makan) banyak, saya lebih sedikit. Itu saja bedanya," ujar Jokowi saat menjadi pembicara diskusi bertajuk 'Building The New Jakarta' di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5/2012).

Kepada puluhan peserta diskusi yang sebagian besar pebisnis muda dari Ikatan Tionghoa Indonesia (INTI), Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya memilih Ahok karena rekam jejak yang baik.

"Waktu itu saya disodorkan tiga nama, ada Ahok atau Basuki, ada dari militer, dan kketiga dari Dirut BUMN. Saya diberi tiga ini, tapi dengan diberi juga kalkulasinya. Bahwa calon ini begini, dan calon itu begitu. Saya hitung-hitung, jawabannya paling pas dengan Pak Ahok. Itu betul dan benar," seloroh Jokowi disambut peserta diskusi.

Ahok merupakan cawagub yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra untuk mendampingi Jokowi dalam Pemilukada DKI Jakarta. Ia dilahirkan di Manggar, Belitung Timur, 29 Juni 1966 dan warga keturunan Tionghoa.

Masyarakat di provinsi Bangka-Belitung menyapa putra pertama dari Almarhum Indra Tjahaja Purnama (Zhong Kim Nam) dan Buniarti Ningsing (Bun Nen Caw) dengan panggilan "Koh Ahok". Sebelum maju bersama Jokowi, pemiliki nama Tionghoa Zhong Wan Xie ini adalah anggota DPR dari Partai Golkar periode 2009-2014 dan pernah menjadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010.

Sementara Jokowi saat ini masih aktif sebagai Wali Kota Surakarta (Solo). Pria kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961 itu sempat bergelut dengan bisnis ekspor kayu mebel.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
564012 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas