• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Konsep Jokowi: Pasar, Puskesmas Rusun Jadi Satu

Minggu, 27 Mei 2012 17:07 WIB
Konsep Jokowi: Pasar, Puskesmas Rusun Jadi Satu
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
KARTU SEHAT JAKARTA: Walikota Solo, Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang dipanggil Jokowi, menunjukan contoh beberapa model Kartu Sehat Jakarta kepada masyarakat Kebayoran Lama dalam acara kunjungan, Sabtu (26/5/2012) yang beralamat di Jalan Masjid An Nur III, Kel Grogol Selatan, RW 01, Kec Keb Lama, Jakarta Selatan. Kepada masyarakat yang kebanyakan pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jokowi berjanji apabila terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta akan membuatkan Kartu Jakarta Sehat yang fungsinya untuk memudahkan proses pengobatan kepada masyarakat miskin saat berada dirumah sakit maupun dipuskemas, kata Jokowi sambil menujukan contoh kartu tersebut. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar tradisional di Jakarta mendapat banyak perhatian dari calon Gubernur DKI Jokowi.

Pria yang masih menjabat sebagai Walikota Solo ini mempunyai konsep one stop service dalam penataan pasar tradisional.

Jokowi mengatakan konsep penataan pasar tradisional di Jakarta bukanlah membuat superblok. Namun menyusun pasar tradisional secara bertingkat sehingga menjadi tempat one stop service.

"Pasar tradisional di bawah, diatasnya puskesmas, kemudian diatasnya lagi rusun. Itu sudah bagus, supaya one stop service," ujar Jokowi, Minggu (27/5/2012) saat ditemui di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

Saat ditanya berapa target dalam satu tahun untuk menata 153 pasar tradisional jika terpilih menjadi Gubernur DKI, Jokowi menuturkan ia belum menghitungnya secara detil karena belum mengetahui berapa anggarannya. "Tidak tahu, lihat uangnya dulu. Kalau uangnya cukup, cepat-cepatan saja. Saya belum hitung sedetil itu (anggaran menata pasar tradisional)," ucapnya.

Jokowi menambahkan, pasar yang bagus dan sehat adalah pasar yang tidak menimbulkan banyak mobilitas di jalan-jalan sekitar pasar. Selama ini, jalan-jalan sekitar pasar kerap macet oleh kendaraan-kendaraan yang tersendat karena banyak pedagang menggelar dagangannya di bahu jalan.

"Pasar itu didesign kembali. Mobilitas orang di jalan tidak banyak, karena one stop service area," pungkasnya.

Berita terkini lainnya

     FLP Honda Kepri Lakukan Aksi Penanaman Pohon 2 menit lalu

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Agung Budi Santoso
1 KOMENTAR
565981 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • heru utoyo-Minggu, 27 Mei 2012 Laporkan
    LUar biasa bang Jokowi ini.
    Ide nya selalu cemerlang dan penuh perhitungan.
    Sudah terbukti di solo.
    Semoga terpilih Jakarta jadi aman, nyaman dan Damai.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas