• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Jakarta

Robert Dipukul, Ratusan Buruh Geruduk Mabes Polri

Jumat, 1 Juni 2012 12:25 WIB

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mendatangi Mabes Polri, Jumat (1/6/2012).

Kedatangan mereka dalam rangka mengadukan masalah penganiayaan terhadap Robert Tambuna seorang Majeli Permusyawarata Organisasi (MPO) SPSI yang dipukul sekelompok preman di depan kantor SPSI, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 29 Mei 2012.

"Pada saat itu ada polisi, tetapi mereka membiarkan saja," ucap Koordinator Lapangan aksi demonstrasi buruh, Ferry Nuzarli di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Pengeroyokan tersebut diduga kuat terkait konflik penggunaan gedung DPP K SPSI antara kubu Andi Gani Nena Wea dan Yoris Raweyai. Tetapi, pendemo melihat bahwa polisi berat sebelah dan lebih berpihak kepada kubu Yoris.

Mereka menduga bahwa preman yang memukul Robert (71) merupakan suruhan Yoris Raweyai dan langsung memukul Robert. "Kini beliau (Robert) mengalami luka-luka di kepala dan masih dirawat di rumah sakit," ucapnya.

Sebenarnya konflik penggunaan gedung tersebut sudah berlangsung sejak dua bulan lalu dan sudah sempat dilaporkan kepada polisi, tetapi saat gedung dalam status quo, justru preman menguasai gedung tersebut dan polisi tidak melakukan tindakan apa-apa.

"Kita meminta kepada Mabes Polri untuk menindak oknum polisi yang tidak netral," ungkapnya.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
582181 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas