• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribun Jakarta

Polisi Imbau Pengelola Koperasi Langit Biru Serahkan Diri

Senin, 4 Juni 2012 17:10 WIB
Polisi Imbau Pengelola Koperasi Langit Biru Serahkan Diri
Kontan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terkait adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan pengurus Koperasi Langit Biru, kepolisian meminta pengelolanya untuk segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, para pengelola atas nama Jaya Komara Cs, diimbau untuk segera menghubungi pihak berwajib dan melaporkan keberadaannya untuk kemudian dilakukan konfirmasi awal terkait kegiatan usaha yang dilakukan koperasi tersebut.

"Jadi kami imbau pengelola untuk berkoodinasi dan melaporkan ke pihak kepolisian Kabupaten Tangerang ataupun Polda Metro Jaya untuk melakukan klarifikasi," jelas Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2012).

Menurut Boy, polisi akan melakukan langkah-langkah hukum jika nantinya terbukti ada pelanggaran hukum dalam pelaksaanan koperasi langit biru tersebut.

Namun Boy tidak mengetahui berpa jumlah nasabah koperasi tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian masih harus mempelajari lebih jauh. Perlu audit investigasi keuangan terhadap Koperasi Langit Biru tersebut.

"Ini diperlukan langkah-langkah ke depan yang harus dilakukan karena ini baru tahap awal penyidikan dan penyelidikan, untuk mengetahui berapa investor dan total keseluruhan uangnya," jelas Boy.

Menurut Boy terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut, hingga siang ini polisi baru menerima empat orang yang melapor.

"Tentuya kita himbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera melapor dan tidak usah ragu-ragu," jelasnya.

Koperasi Langit Biru beroperasi atas dasar Akta Notaris Winda Wirata No 24 tanggal 9 April 2011, yang diterbitkan Dinas Koperasi dan UMKM Banten, 20 Juli 2011.

Tak seperti koperasi pada umumnya, KLB menawarkan investasi dengan imbal hasil tinggi. Paket investasinya berkisar Rp 385.000-Rp 14 juta. Imbal hasilnya mencapai 258,97 persen dalam dua tahun atau 10 persen sebulan dari nilai penyertaan. Koperasi tersebut memutar uang nasabah di usaha broker daging.

Diberitakan sebelumnya, Koperasi tersebut sebelumnya mengaku telah menjaring 115 000 investor dengan dana yang terkumpul di atas Rp 500 miliar.

Klik Juga:

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
591072 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas