Jumat, 6 Maret 2015
Tribun Jakarta

Jokowi: Meski Tidak Ambil Gaji Saya Tetap Tanda Tangan

Rabu, 6 Juni 2012 14:06 WIB

Jokowi: Meski Tidak Ambil Gaji Saya Tetap Tanda Tangan
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Cagub DKI Joko Widodo saat bersama warga Condet Minggu (3/6/2012)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Selama menjabat Wali Kota Solo, Joko Widodo menerima gaji yang totalnya Rp 161.445.664. Akumulasi gaji selama menjabat wali kota mulai tahun 2010 itu tak pernah ia sentuh. Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengandalkan penghasilannya sebagai pengusaha mebel di Solo untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Jokowi dan FX Hadi Rudyatmo dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Solo pada tanggal 28 Juli 2010. Pelantikan ini merupakan periode kedua Jokowi mendapat kepercayaan untuk memimpin Kota Solo. Dengan asumsi pelaporan harta kekayaan diajukan bulan April 2012, maka bisa diperhitungkan gaji Jokowi sebagai Wali Kota Solo setiap bulan berkisar Rp 7,5 juta

Sebagai eksportir mebel ke mancanegara, Jokowi memperoleh pendapatan hampir lima kali lebih besar dari keseluruhan gajinya selama bertugas sebagai walikota. Penghasilan bisnis Jokowi tersebut sebesar Rp 561.644 juta.

Meski mengaku tidak mengambil gajinya sebagai Wali Kota Solo, Jokowi yang saat ini menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta tetap melaporkan seluruh pendapatannya tersebut dalam Rekapitulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Meski saya tidak ngambil, saya tetap tanda tangan. Jadi tetap saya laporkan," kata Jokowi tersebut di Loji Gandrung, rumah dinas Wali Kota Solo, Selasa (05/06/2012) kemarin.

Jokowi tidak pernah menyentuh uang gaji jabatannya sebagai walikota. Dirinya juga tidak mengetahui penggunaan uang tersebut. "Kenyataan di lapangan kan saya nggak ambil, coba tanya ke bagian keuangan uang itu buat apa," katanya.

Jokowi pun secara transparan membacakan hasil Rekapitulasi LHKPN dari KPK terhadap dirinya di Loji Gandrung Solo. Pria yang berpasangan dengan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok pada Pemilukada DKI itu membaca secara rinci setiap detail kekayaannya di hadapan puluhan awak media.

Halaman123
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas