• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Anggota Baru Siskomas Harus Berhati Bersih Supaya Kebal

Kamis, 7 Juni 2012 00:51 WIB
Anggota Baru Siskomas Harus Berhati Bersih Supaya Kebal
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Sistem Komunikasi Masyarakat (Siskomas) Jatinegara Sarpono mengatakan, jika ingin menjadi anggota baru Siskomas, harus memiliki kekebalan tubuh.

Pernyataan ini terkait tewasnya satu anggota Siskomas dan lima lainnya mengalami luka bakar, akibat disiram air keras di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Kalau orang itu memiliki hati yang bersih, enggak akan terjadi apa-apa. Karena itu, syarat untuk menjadi anggota baru harus kebal, kebersihan hati yang dapat meraih ilmu," ujar Sarpono di RS Budi Asih, Rabu (6/6/2012).

Sarpono mengungkapkan, setiap anggota baru harus melalui proses kebersihan hati untuk meraih kekebalan. Jika dalam prosesinya sang anggota baru memiliki hati yang bersih, maka tidak akan berpengaruh apa-apa jika tubuhnya terkena air keras.

Menanggapi kasus tersebut, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Dian Perri mengatakan, kejadian ini diduga karena adanya kegiatan mencoba 'ilmu', di rumah Mamat Sahroni, ketua RW 7, Bidara China, Jakarta Timur.

"Katanya 'ngilmu', itu juga kata salah satu anggota kami. Kami masih cek dulu, anggota juga sudah datangi tempat kejadian," ujarnya saat dihubungi Tribun.

Polisi belum menetapkan tersangka atas kejadian itu. Mamat Syahroni yang dianggap sebagai guru, juga menjadi korban dan masih dirawat di rumah sakit.

Enam anggota Siskomas Jatinegara mengalami luka bakar dan dirawat di RS Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur. Seorang anggota di antaranya, Sudirman (46) meninggal dunia.

Sedangkan lima orang lainnya masih dirawat, yakni Mat Sani (48), Sugeng (37), Djoko (41), Agus Salim (40), dan Mamat Syahroni (57). Namun, Agus Salim sudah dipindahkan keluarganya untuk dirawat di RS Carolus, Jakarta Pusat.

Saat disambangi, rumah Mamat Syahroni terlihat sepi, dan warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui perihal kejadian yang dialami oleh para anggota Siskomas tersebut. (*)

BACA JUGA

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas