Jumat, 28 November 2014
Tribun Jakarta

KPU DKI Rahasiakan Panelis Debat Cagub DKI

Jumat, 15 Juni 2012 20:25 WIB

KPU DKI Rahasiakan Panelis Debat Cagub DKI
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Lima pasang bakal cagub dan cawagub DKI Jakarta saat mengikuti debat yang diadakan Himpunan Mahasiswa dan Alumni Pasca Sarjana Ilmu Politik UI bekerjasama dengan sebuah stasiun TV swasta nasional di Plaza Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, Jumat (27/4/2012). Debat ini mengupas visi dan misi calon Gubernur DKI Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU DKI Jakarta memutuskan untuk merahasiakan nama panelis dalam debat publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menjaga netralitas dalam debat yang digelar pada 24 Juni 2012 di Hotel Grand Melia.

"Nanti kalau kami buka sekarang, dikhawatirkan masing-masing calon jadi punya asumsi. Jadi serahkan saja pada KPU Provinsi," kata ketua Pokja Kampanye KPU DKI Jakarta, Suhartono saat bertemu dengan tim sukses di Kantor KPU DKI Jakarta, Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Ia mengatakan bahwa KPU DKI Jakarta telah menentukan nama-nama panelis yang akan hadir dalam acara debat publik tersebut.

"Nanti kalau kami berikan nama-nama panelisnya di depan forum, calon ini tidak setuju dengan si A. Kemudian calon lain tidak setuju dengan si B. Makin lama makin sempit, pakarnya habis," imbuhnya.

Suhartono mengatakan pihaknya tetap akan memegang asas netralitas dalam memilih para panelis. Meskipun demikian, enam tim sukses pasangan calon tetap mendesak agar KPU DKI membuka nama-nama tersebut. Menurut tim sukses hal itu dilakukan agar mereka dapat mengkaji dan berdiskusi siapa panelis yang dapat dihadirkan.

"Kita kan tidak mau, misalnya salah satu panelisnya adalah Pak Sutiyoso, padahal dia sudah secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan," ujar tim sukses pasangan Hendardji-Riza Patria, M Ali Anafia.

Senada dengan hal itu tim sukses Alex-Nono, Abu Sangaji juga berpendapat yang sama. "Kita minta KPU DKI menyerahkan nama-namanya apakah panelis itu netral atau tidak.

Suhartono kemudian menjawab akan membicarakan kembali masalah panelis tersebut.

"Nanti akan dibicarakan lagi. Selama netral, saya rasa tidak ada masalah. Nanti akan dijadwalkan kembali," tukasnya.

Baca Juga:

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas