• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribun Jakarta

Lita Stephanie Merasa Dijebak Saat Razia Narkoba

Selasa, 19 Juni 2012 15:04 WIB
Lita Stephanie Merasa Dijebak Saat Razia Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto membantah kabar yang beredar di twitter terkait penjebakan narkoba yang dilakukan oleh Polsek Mampang kepada Lita Stephanie dini hari tadi, Selasa (19/6/2012) di Jl Bangka Jakarta Selatan.

"Tadi malam itu memang ada razia narkoba, Nila Jaya 2012. Semua mobil yang lalu lalang juga diberhentikan termasuk mobil Lita, razia itu sudah sesuai prosedur," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto memaparkan, saat mobil Lita digeledah, Lita terlihat panik. Kemudian polisi menemukan tablet di kotak P2K di mobil yang diduga sebagai narkoba. Penemuan tablet itu membuat Lita tambah panik.

Polisi lalu membawa tablet itu ke apotek di dekat lokasi dan setelah dikonfirmasi ternyata itu merupakan obat alergi bukan narkoba. Lita juga memanggil adiknya untuk datang ke lokasi.

Kemudian sesampainya di lokasi, adik Lita mengatakan kenal dengan seorang perwira polisi
di Polda Metro Jaya dan langsung menghubungi orang tersebut dengan maksud untuk menenangkan Lita. Dan akhirnya Lita dilepas dan diperbolehkan jalan kembali.

Untuk diketahui, adanya penjebakan polisi terhadap Lita Stephanie di Jl Bangka, Jakarta Selatan dini hari tadi marak jadi perbincangan di twitter.

Lita Stephanie, pemilik akun twitter @LitaStephanie mengatakan pengalamannya itu di twitter.

Di dalam twit-nya, Lita menceritakan peritiwa terjadi pukul 01.30 dini hari tadi di Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu dia tengah melintas menggunakan mobil, kemudian Lita bersama Yasmin tiba-tiba diberhentikan polisi dan diperiksa karena ada razia narkoba.

Saat diperiksa, Lita mengatakan jika dirinya dituduh memiliki narkoba dari tablet yang ditemukan di dalam kotak P2K di dalam mobilnya. Lita juga mengaku mengalami intimidasi dan dipaksa mengaku tablet itu adalah narkoba miliknya.

"@redinparis @lisrasukur Nama kaptennya Hanafi bersama provost yang b****** kasar & bentak2 gue. Akan gue proses kok."

"@Denchap iya deenn... Dijebak dong gue, dgn drugs 4 biji di belakang mobil. Gue ngototlah itu bukan."

Lihat Juga:

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
641832 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas