• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Jokowi akan Copot Kepala Puskesmas yang Tolak Warga Miskin

Selasa, 26 Juni 2012 15:12 WIB
Jokowi akan Copot Kepala Puskesmas yang Tolak Warga Miskin
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi (tengah) disambut warga saat berkampanye di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012). Dalam kampanyenya Jokowi berencana menyediakan pelayanan kesehatan gratis melalui program Kartu Jakarta Sehat, dan program Kartu Jakarta Pintar untuk sekolah gratis kalau dia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jokowi disambut antusias oleh warga Pegangsaan Dua yang sudah menunggu di Wisma Mayora, Jakarta Utara. Jokowi pun menyempatkan berbincang-bincang dengan warga mengenai kesulitannya hidup di Jakarta.

Dalam acara tersebut, Jokowi menjawab pertanyaan warga yang mengeluhkan kalau berobat ke puskesmas seringkali diabaikan oleh petugas maupun perawat rumah sakit.

"Kalau ada puskesmas atau rumah sakit dibawah pemda yang seperti itu, saya copot pimpinannya. Orang sudah sakit kok dicuekin. Kalau pegang kartu Jakarta Sehat seperti ini, tidak boleh menolak warga miskin. Yang menolak, langsung saya copot," ujar Jokowi, Selasa (26/6/2012).

Dikatakannya, ia sudah mempersiapkan sistem kartu Jakarta Sehat dan kartu Jakarta Pintar untuk mengelola anggaran kesehatan dan pendidikan di Pemprov DKI yang begitu besar.

"Warga Jakarta semuanya harus pegang ini. Dengan kartu ini, berobat tidak berbelit-belit seperti mengurus SKTM atau JPK-Gakin. Kalau sakitnya hari Sabtu atau Minggu, bagaimana mengurus SKTM atau JPK-Gakin?" cetusnya.

Jokowi menjelaskan anggaran kesehatan di Jakarta sebesar Rp 800 miliar. Namun saat ini tidak jelas kemana uang sebesar itu mengalir.

"Ibu-ibu disini kalau berobat masih sulit atau tidak? Kalau uang itu tidak dibuat sistem yang jelas, menjadi tidak jelas kemana uangnya," katanya.

Pria yang masih menjabat sebagai Walikota Solo ini pun tak lupa mengajak warga untuk mencoblos nomor tiga pada 11 Juli nanti.

"Kalau diizinkan, 11 Juli nanti Jokowi akan menjadi Gubernur DKI dan Basuki menjadi Wakil Gubernur DKI. Yang pertama kami kerjakan adalah membentuk masyarakat sehat dan berpendidikan. Jangan lupa, pilih nomor tiga," ujar Jokowi sembari menunjukkan lambang metal.

Klik Juga:

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Johnson Simanjuntak
0 KOMENTAR
666641 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas