• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Cium Tangan Seorang Nenek, Hendardji Didoakan Menang

Kamis, 28 Juni 2012 22:02 WIB
Cium Tangan Seorang Nenek, Hendardji Didoakan Menang
Bahri Kurniawan/Tribun Jakarta
Hendardji Soepandji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, Hendardji Soepandji, menggelar pengobatan gratis dalam rangkaian kampanyenya di Kelurahan Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Dalam kegiatan tersebut, Hendardji selain menggelar pengobatan gratis juga berdialog dengan warga Petukangan Utara. Ibu Manik (73), salah seorang warga sempat berpesan untuk selalu mengingat dan memperhatikan dirinya dan warga miskin Jakarta lainnya.

Mendengar nasihat si Ibu, Hendardji pun mengatakan dirinya akan selalu memperhatikan semua masyarakat miskin.

"Pasti Ibu, saya sayang bapak dan ibu sekalian, bapak dan ibu sekalian juga keluarga saya sendiri, Ibu saya anggap seperti Ibu saya," tutur Hendardji.

Tak sampai disitu, ketika selesai acara dan hendak melanjutkan perjalanan ke lokasi kampanye yang lain, Hendardji mendatangi si Ibu dan mencium tangannya serta memeluknya. Si Ibu nampak kaget dan terlihat terharu, dengan mata berkaca-kaca nampak si Ibu membisikan sesuatu kepada Hendardji.

Setelah Hendardji pergi, Tribun kemudian bertanya kepada si Ibu, apa yang dibisikannya kepada mantan Danpuspom AD tadi. Ia kemudian mengatakan dirinya membisikan kepada Hendardji bahwa dirinya mendoakan Hendardji bisa menang dan menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Saya doain biar jadi, biar saya kalo ngadu jadi gampang, dia orangnya baik, kalo orang baik Tuhan juga akan baik sama dia," tandas si Ibu yang mengaku amat senang bisa bertemu dengan Calon Gubernur DKI Jakarta itu.

Klik Juga:

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
0 KOMENTAR
675552 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas