• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Foke-Nara Beraktivitas Seperti Biasa di Masa Tenang

Minggu, 8 Juli 2012 18:03 WIB
Foke-Nara Beraktivitas Seperti Biasa di Masa Tenang
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), dan Nachrowi Ramli (kanan), saat melakukan kampanye terbuka di Stadion Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2012). Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli maju dalam pilkada DKI Jakarta 2012, dengan nomor urut 1.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan calon nomor urut satu, Fauzi 'Foke' Bowo-Nachrowi 'Nara' Ramli, melakukan kegiatan seperti biasa pada masa tenang pemilukada 8-10 Juli 2012.

Foke tetap melakukan tugas sebagai gubernur DKI pada hari-hari menjelang pemungutan suara.

"Foke beraktivitas sebagai gubernur dan ini bukan kampanye. Sedangkan Bang Nara hanya aktivitas internal," kata Kepala Media Center Foke-Nara, Kahfi Siregar, Minggu (8/7/2012) dalam keterangan persnya.

Pagi tadi, Foke salat Subuh berjamaah di Masjid Miftahul Falah, Menteng, Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, Foke bersilaturahmi dengan warga RW 01 dan 08 Kelurahan Menteng.

"Silaturahmi dan salat Subuh berjamaah merupakan kegiatan rutin gubernur," kata Kahfi lagi.

Pasangan Foke-Nara dibantu 30 ribuan satgas antipolitik uang (SAPU) untuk mengawasi praktek politik uang menjelang pemilu kada 11 Juli.

Pada Kamis (7/7/2012) kemarin, Nachrowi Ramli hadir pada deklarasi SAPU di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Satgas terdiri atas massa pendukung yang berasal dari 14 partai politik dan organisasi massa pendukung.

Ongen Sangaji, Ketua SAPU, mengatakan, Satgas mengawasi pelaksanaan pemilukada dari tingkat TPS sampai tingkat Provinsi.

"Saya akan pimpin langsung Satgas untuk membersihkan Jakarta dari money politic," tegasnya. Satgas akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap siapa saja yang melakukan praktek politik uang.

Dalam apel ini masyarakat juga diajak agar tetap mewaspadai politik uang dan siap melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Dewan Pembina Satgas, Nachrowi Ramli, mengatakan reformasi telah menjadi napas demokrasi yang mengalir dalam darah masyarakat Indonesia.

“Dimulai dari Tugu Proklamasi, tempat bersejarah ini, Fauzi dan saya ingin menciptakan sejarah bahwa ke depan demokrasi di Indonesia tidak boleh diwarnai politik uang,” imbuhnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
704401 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas