• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribun Jakarta

Jokowi Modifikasi Strategi Tiki Taka di Putaran Kedua

Kamis, 12 Juli 2012 15:00 WIB
Jokowi Modifikasi Strategi Tiki Taka di Putaran Kedua
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Joko Widodo, memperhatikan hasil quickcount Pilkada DKI Jakarta di Jokowi-Basuki Center, Borobudur, Jakarta, Rabu (11/7/2012). Pasangan Cagub-cawagub DKI Jokowi-Basuki masuk ke putaran kedua bersama pasangan Foke-Nara, setelah menyingkirkan 4 pasangan lainnya. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keunggulan calon Gubernur Jakarta Joko Widodo dalam hitung cepat tak lepas dari strategi tiki taka yang diterapkannya selama kampanye. Mendatangi warga dari rumah ke rumah, pasar, kawasan kumuh, adalah aplikasi teori tiki taka yang diperlihatkan skuad Spanyol kala memenangi Piala Eropa 2012. 

Menurut Jokowi, tiki taka mengunggulkan umpan pendek kaki ke kaki semua pemain. Begitu juga dengan model kampanyenya. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama itu bukan lah one man show. Ia mengakui, keungulan dalam hitung cepat karena berhasil memadukan mesin politik, relawan, dan masyarakat secara bersamaan.

Menjelang putaran kedua, Jokowi mengaku bakal menyuguhkan umpan pendek kaki ke kaki dengan semua mesin penggalang suara. Namun, teori yang akan diterapkannya nanti mengalami perubahan, dan tempo permainannya agak cepat. Ia mengaku, masih belum mengedepankan soal koalisi.

"Konsep umpan pendeknya mau kita desain lagi. Tentunya yang lebih terorgansasi. Tentu saja berubah. Tetap dengan umpan pendek tapi berubah nanti," jelas Jokowi yang sekarang masih menjabat Wali Kota Solo ini kemarin, usai konferensi pers bersama wartawan di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki.

Strategi Jokowi, diakuinya sederhana dan tidak menjelimet. Ia melakukan umpan pendek bukan saja mendatangi warga miskin. Cara berpolitiknya juga tidak mau menggurui. Bahkan, idenya cukup segar sebagai orang yang masuk dalam kompetisi politik Jakarta. Ia bersilaturahim dengan cagub lainnya seperti sowan ke Hidayat Nur Wahid kemarin.

Jokowi memastikan, sowannya bukan saja ke Hidayat, tapi cagub lain seperti Alex Nurdin, Faisal Basri, Hendardji Soepandji, dan Fauzi Bowo. Jokowi mengakui dekat dengan mereka semuanya. Ia menampik upaya sowan ke mereka adalah bentuk lobi politik. Sejatinya, semalam Jokowi ingin berkunjung ke Foke namun kabar yang beredar timsesnya sibuk.

"Jadi enggak usah lobi-lobi. Pokoknya didolanin saja (main berkunjung saja). Malam ini semuanya nanti dikunjungi," terang Jokowi semalam, sambil diamini patnernya Basuki atau akrab disapa Ahok, bahwa selama ini pasangannya menjalin komunikasi yang baik dengan mereka. "Cagub lain itu sama-sama temen," ucap Ahok.

Gaya impresif tiki taka yang menulari Jokowi sampai menjadi strategi kampanyenya karena semua tim mengandalkan kolektifitas. Semua person di dalamnya bergerak sama-sama. Soal sowan sendiri, sudah dilakukan Jokowi kala menjadi Wali Kota Solo. Saat itu, sebelum hari pencoblosan, Jokowi sowan ke empat calon wali kota lainnya.

Klik Juga:

Penulis: Yogi Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
717912 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas