• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Jakarta

Percakapan di Media Sosial Bisa Prediksi Hasil Pemilukada

Jumat, 13 Juli 2012 20:12 WIB
Percakapan di Media Sosial Bisa Prediksi Hasil Pemilukada
Warta Kota/Bian Harnansa/Alex Subhan
Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Joko Widodo (kiri). Calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kanan) Siap mengikuti Pilkada Putaran kedua. (TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa)(Warta Kota/Alex Subhan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PoliticalWave.com sebagai sebuah situs yang memantau percakapan politik yang berkaitan dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta di enam media sosial, twitter, facebook, blog, youtube, online forum, berita online, mampu memprediksikan hasil pemilukada gubernur DKI Jakarta pada 11 Juli 2012 lalu.

Direktur PoliticalWave.com Yose Rizal mengatakan, monitoring percakapan di media sosial sebagai data yang menjadi bahan untuk memprediksikan hasil dari pemilukada merupakan fenomena menarik yang baru pertama kali terjadi di Indonesi.

"Baru kali ini, Pemilukada di monitor secara 'real time' di berbagai media sosial untuk dapat memprediksi hasil Pemilukada secara langsung, dan hasilnya pun terbukti tidak jauh berbeda dengan lembaga survei yang melaksanakan hitung cepat," kata Yose kepada wartawan di Jakarta (13/07/2012).

Yose mengatakan, jutaan percakapan di media sosial setiap harinya direkam, dirangkum dan divisualisasikan ke dalam grafik-grafik yang mudah dipahami dan ditindaklanjuti.

Metodologi yang digunakan yaitu pengukuran percakapan yang berisi Sentiment Index, Net Sentiment, Net Brand Reputation, Brand Talkable Favourability, Earned Media Share of Voice by Sentiment, Social Influence Marketing, Buzz, dan Unique User.

Menurut Yose, berdasarkan hasil pengolahan data percakapan di media sosial dalam dua bulan terakhir, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menempati peringkat paling tinggi, namun dalam empat minggu terakhir pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memiliki lompatan yang cukup signifikan sehingga menjadikannya sebagai kandidat paling sering disebut atau muncul di media sosial disusul dengan Foke-Nara.

"Hasil olahan dari data percakapan di media sosial tadi, di update setiap minggunya, dan setelah pemilihan tanggal 11 Juli di tutup di dapat hasil serupa dengan hasil quick count beberapa lembaga survei yang menempatkan Jokowi-Ahok diurutan pertama."Kata Yose

Yose menambahkan prediksi pemilukada tersebut merupakan hasil pantauan yang dilakukan oleh PoliticaWave.com terhadap enam media sosial, yaitu Twitter, Facebook, blog, forum online, berita online, dan YouTube.

Klik Juga:

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
722461 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas