Minggu, 25 Januari 2015
Tribun Jakarta

Lemah di Media Sosial, Penyebab Jebloknya Suara Foke

Sabtu, 14 Juli 2012 01:02 WIB

Lemah di Media Sosial, Penyebab Jebloknya Suara Foke
Warta Kota/Bian Harnansa/Alex Subhan
Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri). Calon Gubernur DKI Jakarta Haji Joko Widodo, (kanan). Siap mengikuti Pilkada Putaran kedua. (Warta Kota/Alex Subhan, TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tidak digunakannya media sosial sebagai salah satu sarana berkampanye menjadi salah satu penyebab jebloknya perolehan suara duet Foke-Nachrowi.

"Meskipun media sosial ini miliknya kelas menengah ke atas, namun, influence(pengaruh) terhadap berbagai elemen di masyarakat."kata Direktur Political Wave.com, Yose Rizal kepada Tribunnews.com,Jumat (13/7/2012).

Meskipun frekuensi pembicaraan pengguna sosial media seperti twitter, facebook, blog, online forum, berita online dan youtube terhadap Foke sangat tinggi, namun hal tersebut didominasi oleh sentimen negatif.

"Foke menyadari bahwa, tidak punya basis pemilih yang kuat di kalangan  menengah ke atas, sehingga ia mengabaikannya,"kata Yose.

Foke kata Yose tidak memiliki prestasi yang baik untuk ditampilkan di masyarakat pengguna sosial media. Sehingga kurang optimal dalam merebut hati para pemilih di kelas menengah.

"Foke juga kurang memperhatikan  'serangan-serangan' yang diluncurkan oleh kandidat lain terhadapnya, sehingga sentimen negatif terus meluncur ke arahnya hingga implikasinya ialah turunnya perolehan suara pada pemilu lalu," jelasnya.

Halaman12
Penulis: Mochamad Faizal Rizki
Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas