• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribun Jakarta

15 Anggota FBR Belum Dijadikan Tersangka

Rabu, 18 Juli 2012 17:41 WIB
15 Anggota FBR Belum Dijadikan Tersangka
NET
FBR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Polres Jakarta Barat belum menentukan status tersangka kepada 15 orang anggota FBR yang diamankan terkait aksi sweeping, Selasa (17/7/2012) pukul 23.00 WIB.

Ketika itu, ke 15 anggota FBR mencari pelaku pengrusakan warung milik anggota FBR yang diduga dirusak oleh ormas PP.

"15 orang itu masih diperiksa, yang ditangkap dari FBR. Belum ada penetapan tersangka. Masih didalami siapa berbuat apa, siapa yang membawa sajam dan dikenakan UU Darurat dan siapa yang melakukan pengrusakan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (18/7/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, Syarifudin Leo Ardy (36) yang merupakan anggota FBR yang juga pemilik warung yang dirusak merupakan orang yang menggerakan massa untuk melakukan sweeping. Leo masih diperiksa terkait peranan dan keterlibatannya.

Lebih lanjut, Rikwanto memaparkan kejadian berawal pada Selasa (17/7/2012) pukul 23.00 WIB terjadi pengrusakan di RT 11/05 Kel Pekojan, tepatnya di samping Hotel Jatra yang dilakukan oleh 40 orang yang tidak dikenal menggunakan sepedamotor terhadap sebuah warung makan milik Leo, anggota FBR.

Akibat kejadian tersebut, terjadi kerusakan pada etalase kaca warung pecah dan perobekan bendera FBR. Atas kejadian itu, massa FBR berkumpul dan berjumlah ratusan orang berkeliling mencari pelaku dan diduga akan melakukan aksi balasan terhadap para pelaku yang diduga dari ormas Pemuda Pancasila.

Saat massa melewati posko terpadu mereka merusak posko Terpadu di Pejagalan, dan terjadi pengrusakan. Pengrusakan itu diketahui oleh petugas patroli. Lalu dibantu oleh petugas Dalmas Polres Metro Jakbar melakukan penyisiran terhadap massa yang di pimpin langsung oleh kapolres Jakbar Kombes Pol Suntana.

Dari hasil penyisiran, berhasil diamankan sejumlah barang bukti yakni kendaraan roda dua sebanyak 45 unit, anak panah 71 buah, busur empat buah, Golok dan pedang 15 buah, Ketapel lima buah, Clurit dua buah, Cocokan es satu buah, dan kelereng 60 butir. Anggota FBR yang diamankan berjumlah 15 orang.

Kejadian penyerangan ke warung Leo diduga sebagai akibat balas dendam pengrusakan dan penurunan Bendera PP yang dilakukan FBR, Senin (16/7/2012) pukul 02.00 wib di Pos terpadu di Jalan Penjagalan Raya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
737121 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas