• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Jakarta

Dana Kampanye Para Calon Telah Diperiksa

Rabu, 18 Juli 2012 20:44 WIB
Dana Kampanye Para Calon Telah Diperiksa
Danang Setiaji/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-- Putaran pertama Pemilukada DKI akan berakhir pada rapat pleno KPU DKI Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Walau putaran pertama berlalu, KPU DKI Jakarta tetap melakukan audit dana kampanye seluruh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Proses audit dana kampanye ini dilakukan kantor akuntan publik yang telah ditunjuk KPU. Pemeriksaan dana kampanye ini sudah dimulai sejak Selasa (17/7/2012).

Ketua Pokja Kampanye KPU DKI Jakarta, Suhartono menjelaskan, KPU telah menyerahkan laporan dana kampanye kepada enam kantor akuntan publik. Setiap kantor akuntan mengaudit satu kandidat pemimpin DKI Jakarta.

"Hasilnya nanti, setelah 15 hari diaudit semenjak kemarin," ujar Suhartono ketika ditemui di kantor KPU DKI Jakarta, Rabu (18/7/2012),.

Bila audit telah selesai, kantor akuntan publik akan memberikan hasil audit tersebut kepada pihak KPU DKI Jakarta. KPU DKI Jakarta telah menunjuk enam Kantor Akuntan Publik (KAP) pada 5 Juli 2012 yakni KAP Krisnawan, Busron, Achsin dan Alamsyah ; KAP Hertanto, Sidik dan Rekan; KAP Junaedi, Chairul dan Subyakto ; KAP Maksum, Suryanto, Hirdjan dan rekan ; KAP R Weddie Andriyanto ; KAP Bismar, Muntalib dan Yunus.

Sementara proses audit dana kampanye berlangsung, warga DKI Jakarta akan mengetahui hasil resmi rekapitulasi pemungutan suara Pilgub DKI, Rabu besok pukul 10.00 WIB.

"Besok pengumuman hasil perolehan suara di Hotel Borobudur, pukul 10.00 WIB," ujar Sumarno, Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU DKI, di kantornya, Gedung Praja Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2012).

Pada pengumuman resmi besok KPU juga akan memutuskan apakah Pemilukada DKI cukup satu putaran atau masuk dua putaran. Jika nanti hasil rekapitulasi penghitungan suara pasangan calon tidak ada yang mencapai 50 persen + 1 suara, maka akan dilakaksanakan putaran kedua.

Aturan tersebut, lanjut Sumarno, sesuai dengan UU No.29 Tahun 2007 Pasal 11 ayat 2 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Namun, jika ternyata dari keenam pasangan calon ada yang mampu meraih suara seperti dalam pasal tersebut, maka KPU Provinsi DKI Jakarta akan mengumumkannya sebagai pemenang. (FERDINAND WASKITA /ERI KOMAR SINAGA)


Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
737681 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas