Rabu, 28 Januari 2015
Tribun Jakarta

Foke Tergantung Hujan dan Banjir

Rabu, 18 Juli 2012 18:37 WIB

Foke Tergantung Hujan dan Banjir
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Satpol PP Jakarta Selatan menurunkan papan reklame kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di Jalan HR.Rasuna Said Jakarta Selatan menggunakan crane pemadam kebakaran, Senin (9/7/2012) lalu.

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-- Putaran kedua Pemilukada DKI bakal menjadi pertaruhan besar bagi pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara). Faktor cuaca pada bulan September mendatang akan mempengaruhi perolehan suara duet Foke-Nara.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi menjelaskan, putaran kedua pemungutan suara Pemilukada DKI Jakarta akan digelar 20 September mendatang. Adhie mengingatkan, cuaca pada bulan September biasanya sering hujan.

Apabila bulan September nanti frekuensi hujan cukup tinggi, maka banjir biasanya melanda Jakarta. Dan bila nanti hal itu yang terjadi, maka banjir akan memberi keuntungan buat kompetitor Foke-Nara, yakni Joko ‘Jokowi’ Widodo-Basuki ‘Ahok’ Tjahaya Purnama yang diusung PDIP dan Gerindra.

"Atau malah bisa sebaliknya, apabila nanti banyak hujan tapi tidak banjir maka akan ada apresiasi masyarakat Jakarta kepada Foke," ujar Adhie Massardi, kepada Tribun, di Jakarta, Selasa (17/07/2012).

Mengenai isu SARA yang dialamatkan kepada pasangan Jokowi-Ahok, mantan juru bicara Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menilai warga Jakarta akan menilainya dengan sangat rasional.

Adhie yakin upaya kampanye hitam semacam penggunaan isu SARA justru membuat warga DKI lebih banyak lagi yang mendukung Jokowi-Ahok.

"Untuk isu SARA yang banyak dilontarkan kepada pasangan Jokowi-Ahok akhirnya malah bisa menjadi penguat posisi keduanya untuk mendulang suara lebih banyak," ujar Adhie.

Halaman123
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas