• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Jakarta

Oknum Ustad Jelekkan Jokowi-Ahok saat Ceramah

Minggu, 22 Juli 2012 19:44 WIB
Oknum Ustad Jelekkan Jokowi-Ahok saat Ceramah
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Kelurahan Utan Kayu Utara mengeluhkan ceramah seorang ustad di Masjid Nurul Amal sebelum Salat Witir, Sabtu (21/7/2012) lalu.

Warga mempermasalahkan isi ceramah ustad yang berbau SARA, dan menyudutkan pasangan Jokowi-Ahok.

Menurut Sekretaris Lembaga Musyawarah Kelurahan Utan Kayu Utara (LMK UKU) Chairul Ichsan, ustad bernama Effendi di akhir ceramahnya mengajak Umat Muslim memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang seiman.

"Saya pikir stop sampai di situ, enggak tahunya ada lanjutannya. Dia bilang, sejelek-jeleknya pasangan nomor satu (Foke-Nara), masih disenangi ulama dan Umat Muslim. Kalau pasangan nomor tiga itu Kristen, antek Yahudi, apalagi Ahok. Kalau pilih calon jangan yang Cina," ungkap Chairul kepada Tribun, Minggu (22/7/2012) malam.

Chairul menambahkan, ia cukup terkejut mendengar pernyataan sang ustad. Ia juga menyesal tidak membawa ponsel untuk merekam ceramah berbau SARA.

"Tapi, setelah itu pengurus RW memanggil ustad, ditegur. Dia ngomong begitu enggak di sini saja, di wilayah lain juga sama. Hari ini saya dengar di Rawamangun ada selebarannya," tutur Chairul.

Pernyataan Ustad Effendi, lanjutnya, justru membuat warga Kelurahan Utan Kayu Utara makin tidak simpatik kepada Foke-Nara.

"Kemarin di Kelurahan Utan Kayu memang menang pasangan Jokowi-Ahok," cetusnya. (*)

BACA JUGA

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
14 KOMENTAR
750292 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • nyentrixs bget-Selasa, 31 Juli 2012 Laporkan
    ustadz rupiah semakin merajalela,cirinya al;selalu membenarkan org2 yg mau membayar(makin gede makin khusyuk cing ngebelanya),slalu ngejelekin yg tdk mau membayarnya(makin di cuekin mkin mnjdi dia cing),selalu pakai embel2 agama tuk membenarkan dan menyal
  • Totok Hadiusodo-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    Kalau saja kubu Jokowi segetol kubu saingannya dalam melaporkan pelanggaran, kayaknya tumpukan laporan pelanggaran oleh kubu (termasuk simpatisan) Foke sudah lumayan tinggi.
  • gerg herg-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    Demi uang , seorang Ustad rela untuk kehancuran Jakarta. Demi uang rela tlah mencoreng Agama sndiri. Masyaallah...
  • gerg herg-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    saya seorang muslim sangat tdk suka Foke. lbih baik Jakarta di pimpin oleh non muslim utk kesejahteraan daripada yg Muslim membawa kehancuran Jakarta..!!!
  • Muhamad abul khodir-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    Sebagai org yg beriman harus percaya dan yakin bahwa apa yg terjadi didunia ini adalah kehendak Alloh SWT. Kejadian di pemilukada DKI putaran pertama adalah bukti bahwa manusia hanya bisa berusaha dan memprediksi. Tapi Ketika Alloh berkehendak lain maka s
  • juara-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    Penyebar agama Islam di Indonesia
    juga dulu sebagian orang China. Dan
    tuntutlah ilmu walau sampai negeri
    China....
  • alfa-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    Semakin FOKE mengajarkan KEBENCIAN semakiN Q mencintai JOKOWI,,,,,,,,,asik asik asik kata ayu ting ting,,,,,^_~
  • alfa-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    Ini adalah ajaran dari partai DEMOKRAT yang tidak suka dgn hidup BERTOLERANSI,,,,,,hahaha FOKE! go to the hell please,,,,!!!! NO BODY NEED YOU ANY MOORE,,,,,!!!!
  • Kasmuji-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    uztad edan...
  • paraikatte-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    ustad lulusan pesantren mana tuh ?
  • jolodong-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    banyak sekali orang yg pinter agama.sedikit sekali yg mengerti dan memahami hakekatnya..sulit skali skrng ini mencari tokoh teladan di negri ini...
  • mas lionel-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    TRAGIS, AGAMA dan AYAT SUCI DIJUAL untuk KEKUASAAN. Sungguh sungguh tragis!!!
  • Sole-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    Agama tentunya jalan menuju
    damai, ulah ustad yg
    membangun kebencian tentu
    bukan cara2 yg baik. So
    pasti akan mengurangi
    simpati pd kubu Foke.
    Kebencian laksana api yg
    membakar jiwa & pikiran.
  • Soleh-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    Indonesia negara multy
    etnis, berdasarkan
    Pancasila sbg pemersatu,
    mesti hrs punya UU anti
    SARA. Agar putra/i bangsa
    yg terbaik bisa muncul
    kepermukaan dg karya
    terbaiknya. Jangan ada lagi
    sekat2, siapapun
    pemimpinnya, apapun agama,
    suku & etnik
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas