• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jakarta

Foke-Nara Imbau Warga Jakarta Gunakan Hak Pilih

Selasa, 24 Juli 2012 23:31 WIB
Foke-Nara Imbau Warga Jakarta Gunakan Hak Pilih
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), dan Nachrowi Ramli (kanan), saat melakukan kampanye terbuka di Stadion Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA —Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) mengajak seluruh warga Jakarta menggunakan hak pilih pada 20 September mendatang. Warga Jakarta yang tidak tercantum namanya dalam daftar pemilih tetap (DPT) diharapkan dapat diakomodasi hak pilihnya.

“Sebaiknya warga yang tidak tercantum dalam DPT diakomodasi hak pilihnya,” kata calon Wakil Gubernur Jakarta, Nachrowi Ramli, Selasa (24/7/2012).

Mulai Rabu (25/7/2012), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran di kelurahan untuk mengakomodasi warga yang tidak terdaftar dalam DPT maupun DPS. Sehingga, pada pemungutan suara putaran kedua 20 September mendatang warga dapat memilih.

Bagi warga Jakarta yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Sementara (DPS) dapat memanfaatkan kesempatan ini agar hak pilihnya dapat digunakan pada Pemilu Kada DKI putaran kedua.

Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Dahliah Umar, mengatakan bahwa untuk mendaftar warga harus membawa berkas-berkas yang disyaratkan yaitu fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta, fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan surat pengantar dari pengurus RT dan RW.

Jika tidak dilengkapi dengan syarat ini maka PPS di kelurahan tidak bisa melanjutkan prosesnya. Surat pengantar dari pengurus RT dan RW penting untuk mendeteksi warga tersebut benar tinggal di wilayah tersebut atau tidak.  

"Jadi semua syaratnya harus lengkap baru akan ditindaklanjuti. Kami tidak akan keluar dari aturan," ujar Dahliah.

Nachrowi menyatakan seluruh warga Jakarta yang memenuhi syarat sebagai pemilih berhak menggunakan hak pilihnya. Bahkan, dia menambahkan, pencoblosan merupakan tanggung jawab warga Jakarta dalam menentukan pemimpin Kota Jakarta.

“Jangan menyerahkan pilihan pemimpin Jakarta pada orang lain. Mari gunakan hak pilih,” katanya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
Editor: Yulis Sulistyawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
758682 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas