Rabu, 26 November 2014
Tribun Jakarta

Ketahuan Ikut Partai Nasdem, Ketua KPPS Langsung Lengser

Selasa, 24 Juli 2012 23:47 WIB

Ketahuan Ikut Partai Nasdem, Ketua KPPS Langsung Lengser
net
Logo Partai Nasional Demokrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Ketua PPS Kebayoran Lama Sujanto mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya, Sujanto ketahuan menjabat sebagai Ketua DPC Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Hal itu melanggar UU nomor 15 Tahun 2011. "Isinya memang PPK dan PPS harus lepas dari partai politik," kata Ketua Panwaslu Kota Jakarta Selatan, Andi Maulana di Kantor Panwaslu DKI, Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Andi mengatakan adanya rangkap jabatan itu dilaporkan pada tanggal 8 Juni 2012 oleh Marthin, anggota panitia pengawas. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Panwaslu Kota Jakarta Selatan.

Ketika Panwaslu Kota Jakarta Selatan menemui Sujanto pada 10 Juni 2012, ia langsung menandatangani surat pengunduran diri.

"Saat itu ia bilang jangan tanya macam-macam, saya langsung mengundurkan diri," kata Andi.

Namun setelah Sujanto mengundurkan diri, muncul persoalan baru. Sujanto ternyata tidak menerima keputusan tersebut dan menelusuri siapa oknum yang melaporkannya kepada Panwaslu.

Apalagi, oknum tersebut tahu ia memiliki rangkap jabatan sebagai Ketua DPC Partai Nasdem dan Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Akhirnya Sujanto mengetahui bahwa yang melaporkannya adalah kawannya sendiri bernama Toro dan Muafid.

"Dia melaporkan balik, sikap panwas hanya menegur pelapor dan hubungan mereka jadi tidak baik," tegasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas