• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribun Jakarta

Nafsu Bejat Supir Tembak Ingin Perkosa Penumpang Digagalkan

Rabu, 25 Juli 2012 01:14 WIB
Nafsu Bejat Supir Tembak Ingin Perkosa Penumpang Digagalkan
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Ari Anggara, seorang dari empat pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan dan kejahatan terhadap kesopanan ternyata telah melakukan aksi yang sama.

Senin (23/7/2012) kemarin, Ari melaukan tindakan senonoh terhadap Is (31), sekitar pukul 23.15 WIB.

"Jadi itu sebenarnya perampokan. Tapi ada kekerasannya juga dengan melakukan kejahatan tidak sopan. Dari keterangan supir, Anggara mengaku sudah pernah dua kali melakukan aksi serupa dengan kelompok yang sama," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Selasa (27/7/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto menambahkan, Anggara merupakan sopir tembak yang bukan sopir asli dari angkot C01 tersebut.

"Dia itu sopir tembak, yang pertama dia mengaku melakukan hal yang sama di daerah Senen, Jakarta Pusat. Lalu yang kedua kejadian yang malam kemarin," ujar Rikwanto.

Rikwanto menambahkan, satu pelaku yakni Anggara kini tengah diamankan di Polres Jakarta Pusat dan dikenakan tindak pidana percobaan curas dan kejahatan terhadap kesopanan Pasal 53 jo 365 dan pasal 281 KUHP. Sementara empat pelaku lainnya masih buron.

Meski selamat dari percobaan perkosaan yang dilakukan oleh lima pelaku termasuk Anggara, sopir tempak C01, Senin (23/7/2012) malam namun diketahui ponsel Is raib diambil pelaku.

"Tak hanya mencoba memerkosa korban, tapi pelaku juga merampas sebuah ponsel milik korban," ungkap Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol saat dihubungi Selasa (24/7/2012).

Yoyol juga mengatakan, saat disergap di dalam angkot, para pelaku juga sempat membuka baju korban. Dan ponsel milik korban turut disita. Sampai akhirnya korban menjerit minta tolong.

Teriakannya didengar oleh pengendara sepeda motor yang berjalan beriringan di sebelah angkot itu. Ternyata pengendara motor itu Serda Nicholas Sandi, anggota Sat 81 Kopasus Anti Teror.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Is (31) karyawati warga Jalan Baladewa Kiri, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (23/7/2012 pukul 23.15 WIB di dalam angkot C-01 sekitar Lapangan Banteng Sawah Besar, Jakpus menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan dan atau kejahatan terhadap kesopanan.

Kejadian berawal saat korban pulang dari tempat kerjanya naik angkot jenis mikrolet C-01 jurusan Ciledug - Senen Nomor Polisi B 1106 VTX (plat kuning) yang dikendarai oleh terlapor Ari bersama 4 orang terlapor lainnya yang sudah ada didalamnya.

Saat pelapor di dalam mobil, tiba-tiba lampu dalam angkot dimatikan dan para terlapor langsung menyergap, mencekik leher dan juga ada yang meremas payudara sambil mencoba merebut tas korban.

Saksi yang mendengar teriakan pelapor langsung mengejar mobil angkot tersebut dan tidak lama kemudian korban didorong keluar angkot oleh para terlapor di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakpus depan MA.

Akibat kejadian tersebut, korban sudah menjalani visum dan mengalami luka memar di leher bekas cekikan pelaku serta mengalami kerugian imateriil.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
758942 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas