• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Jakarta

Perempuan Harus Ikut Wujudkan Jakarta Baru

Rabu, 25 Juli 2012 04:15 WIB
Perempuan Harus Ikut Wujudkan Jakarta Baru
TRIBUNNEWS.COM/IMANUEL NICOLAS MANAFE
Baliho raksasa Jokowi Ahok di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Duta UI untuk Reformasi Birokrasi, yang juga politisi PDI Perjuangan Dewi Aryani, mengatakan dahulu Presiden Soekarno juga meminta kepada kaum wanita untuk tidak ketinggalan dalam revolusi nasional.

Termasuk, dalam usaha menyusun masyarakat berkeadilan sosial dan sejahtera.

"Di dalam masyarakat yang berkeadilan sosial dan sejahtera itulah, perempuan bisa bahagia dan merdeka,"Kata Dewi dalam sambutannya di acara deklarasi Gerakan Perempuan Pro Birokrasi Bersih dan Melayani (GPP-BBM), di Aula Relawan Jokowi Center, Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, (24/7/2012).

Menurut anggota DPR RI dari Komisi VII ini, dengan lahirnya GPP-BBM, diharapkan peran perempuan dapat semakin besar pada masa kini dan masa yang akan datang.

Kemudian, kata dia, perempuan sekarang dengan tingkat pendidikan dan pemahaman yang setara dengan kaum pria, diharapkan pula perempuan Indonesia sejajar dan maju bersama kaum pria membangun Bangsa yang lebih maju lagi.

Menurut Dewi, GPP BBM ini menjadi tonggak kebangkitan peran perempuan dalam politik, sosial kemasyarakatan dan kepedulian terhadap pembenahan birokrasi di Indonesia.

"Kini, perempuan menjadi kaum yang lebih cerdas, dan tidak hanya bisa memutuskan sesuatu melalui perasaan dan berbagai sifat yang mendeskripsikan kelemahan perempuan, namun dengan latar pendidikan yang semakin baik dan pemahaman yang luas,"papar Dewi

Lebih lanjut Dewi mengatakan, kini perempuan mulai menggunakan logika dan fakta ilmiah dalam mengambil keputusan.

Sebagai kepedulian akan mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, peran perempuan yang paling nyata ialah bagaimana memilih pemimpin yang tidak hanya pro terhadap kepentingan kaum perempuan, namun juga kepentingan seluruh bangsa dan negara Indonesia.

"Dalam memilih pemimpin, kualitas seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya akan menentukan arah sistem birokrasi, apakah akan melanjutkan sistem terdahulu atau mengubah sistemnya menjadi lebih baik,"tuturnya

Perempuan harus ikut andil mewujudkan Jakarta Baru, Indonesia Baru dengan memilih pemimpin yang jujur, bersih dan melayani rakyat ditujukan untuk calon seluruh pemimpin, yang bersih jujur.

Dewi juga terus mendorong kepada perempuan yang berpotensi memiliki kapasitas, kapabilitas untuk menjadi kepala daerah atau pemimpin lembaga-lembaga lain.

"Melalui gerakan ini, perempuan tergerak, keterwakilan perempuan diberbagai bidang bisa terpenuhi dan semakin meningkat. Perempuan lebih mandiri dan paham bahwa gerakan perempuan itu penting, tidak hanya supaya pemerintah memenuhi kepentingan perempuan saja. Tetapi, untuk membuat Indonesia lebih maju lagi disegala bidang,"tuturnya

Dewi menambahkan dengan gerakan ini diharapkan menggugah perempuan untuk turut berpolitik, dengan politik perempuan akan lebih memiliki kekuasaan untuk memberikan kontribusi perubahan.

"Gerakan ini tidak ditujukan untuk mendukung Jokowi saja tetapi juga pemimpin-pemimpin di daerah-daerah lain dalam upaya mendukung terciptanya kepemimpinan dan birokrasi yang bersih dan melayani," Dewi menegaskan.

Penulis: Mochamad Faizal Rizki
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
759112 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas