Sabtu, 28 Maret 2015
Tribun Jakarta

Perempuan Harus Ikut Wujudkan Jakarta Baru

Rabu, 25 Juli 2012 04:15 WIB

Perempuan Harus Ikut Wujudkan Jakarta Baru
TRIBUNNEWS.COM/IMANUEL NICOLAS MANAFE
Baliho raksasa Jokowi Ahok di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --Duta UI untuk Reformasi Birokrasi, yang juga politisi PDI Perjuangan Dewi Aryani, mengatakan dahulu Presiden Soekarno juga meminta kepada kaum wanita untuk tidak ketinggalan dalam revolusi nasional.

Termasuk, dalam usaha menyusun masyarakat berkeadilan sosial dan sejahtera.

"Di dalam masyarakat yang berkeadilan sosial dan sejahtera itulah, perempuan bisa bahagia dan merdeka,"Kata Dewi dalam sambutannya di acara deklarasi Gerakan Perempuan Pro Birokrasi Bersih dan Melayani (GPP-BBM), di Aula Relawan Jokowi Center, Jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, (24/7/2012).

Menurut anggota DPR RI dari Komisi VII ini, dengan lahirnya GPP-BBM, diharapkan peran perempuan dapat semakin besar pada masa kini dan masa yang akan datang.

Kemudian, kata dia, perempuan sekarang dengan tingkat pendidikan dan pemahaman yang setara dengan kaum pria, diharapkan pula perempuan Indonesia sejajar dan maju bersama kaum pria membangun Bangsa yang lebih maju lagi.

Menurut Dewi, GPP BBM ini menjadi tonggak kebangkitan peran perempuan dalam politik, sosial kemasyarakatan dan kepedulian terhadap pembenahan birokrasi di Indonesia.

"Kini, perempuan menjadi kaum yang lebih cerdas, dan tidak hanya bisa memutuskan sesuatu melalui perasaan dan berbagai sifat yang mendeskripsikan kelemahan perempuan, namun dengan latar pendidikan yang semakin baik dan pemahaman yang luas,"papar Dewi

Halaman123
Penulis: Mochamad Faizal Rizki
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas