• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Saksi Kasus Kampanye Hitam Jokowi-Ahok Tidak Hadir

Rabu, 25 Juli 2012 01:25 WIB
Saksi Kasus Kampanye Hitam Jokowi-Ahok Tidak Hadir
ISTIMEWA
Ilustrasi

Baca juga: Hidayat Nurwahid Minta Hentikan Isu SARA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Saksi kasus selebaran gelap yang menyudutkan pasangannya Jokowi-Ahok tidak memenuhi panggilan Panwaslu Kota Jakarta Barat. Padahal, Panwaslu sudah menjadwalkan pemeriksaan pada hari Selasa 24 Juli 2012.

"Kita panggil saksi tapi dia tidak hadir," kata Ketua Panwaslu Kota Jakarta Barat Muhaimin di Kantor Panwaslu DKI, Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Menurut Muhaimin, pihak pelapor baru memberikan satu nama saksi. Pihak Panwaslu lalu menghubungi pelapor untuk menambah saksi yang ada.

"Kasus itu informasinya ada yang tertangkap, dan mengaku informasinya mendapatkan perintah dari aparat kelurahan,"tuturnya.

Diketahui, Wakil Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Jelambar Baru Wahyudi Gunawan dalam laporannya yang diterima anggota Panwaslu Kota Jakarta Barat Oding Junaidi, menyerahkan barang bukti berupa rekaman percakapan dengan I lewat telepon genggam, dan selembar foto copy black campaign yang menyudutkan pasangan nomor urut tiga (Jokowi-Ahok).

"Ibu I pada hari Kamis 19 Juli 2012 sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Jalan Jelambar Ilir RT 12/10 Kelurahan Jelambar Baru telah menyebarkan selebaran berupa fotocopy. Isinya mendiskreditkan pasangan Jokowi-Ahok," ujar Wahyudi, yang dokumentasi laporannya diterima Tribun, Minggu (22/7/2012).

Menurut pengakuan I, setelah ditelepon Wahyudi, dan hasil rekamannya dijadikan barang bukti ke Panwaslu Kota Jakarta Barat, bahwa selebaran berisi kampanye hitam untuk Jokowi-Ahok, didapat dari kelurahan Jelambar Baru untuk dibagikan kepada warga.

Bukan sekadar terlapor, dan barang bukti yang Wahyudi ajukan kepada Panwaslu Kota Jakarta Barat. Wahyudi juga mencantumkan saksi bernama Ibu Denny Mulyati, warga Jelambar Ilir. Denny mengetahui terjadinya upaya black campaign yang dilakukan Ibu I pada Kamis lalu.

Selebaran gelap menyebut kemenangan Jokowi-Ahok tak lepas kemenangan Yahudi dan Nasrani. Di akhir tulisan ada NB berbunyi, "Silakan anda copy info ini sebanyak 10 lembar. Insya Allah anda akan mendapatkan pahala..."

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
758952 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas