• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribun Jakarta

KPU DKI Konsultasikan Kampanye dengan KPU RI

Selasa, 31 Juli 2012 14:11 WIB
KPU DKI Konsultasikan Kampanye dengan KPU RI
kpu.go.id
Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Laporan dari Pradita Seti Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Suhartono, menyatakan KPU DKI masih berkonsultasi dengan KPU Republik Indonesia tentang kampanye di putaran kedua.

"Kami masih berkonsultasi, apakah kampanye di putaran kedua ini difasilitasi atau tidak," Suhartono menjelaskan ketika ditemui di kantornya, Selasa (31/07/2012).

Jika dana kampanye pada putaran kedua difasilitasi oleh KPU DKI, pasangan calon gubernur tidak perlu mengeluarkan dana. Sehingga, bentuk kampanyenya ialah penyelenggaraan debat pasangan calon gubernur.

Namun, jika tidak difasilitasi oleh KPU DKI, dana kampanye di putaran kedua tetap harus dipertanggungjawabkan, baik yang dikeluarkan maupun yang diterima.

Menurut pria yang mengenakan kemeja berwarna abu-abu
ini, mengeluarkan biaya berarti ada dua hal yang akan terjadi. "Ada yang menyumbang dan ada juga akan digunakannya," kata Suhartono.

KPU DKI Jakarta pun akan melihat dari mana sumber dana kampanye itu berasal.

"Kita akan lihat, apakah penyumbang telah mengikuti aturan main. (Aturannya) kan maksimum Rp 50 juta untuk individu, dan Rp 350 juta untuk perusahaan," Suhartono menjelaskan.

Dana kampanye juga tak boleh berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD (daerah), dan dari pihak asing.

Apabila ditemukan ada pelanggaran, KPU DKI harus melaporkannya paling lambat 15 hari setelahnya.

Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
780701 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas