Senin, 24 November 2014
Tribun Jakarta

Peningkatan Kuantitas Pemilih untuk Legitimasi Politik

Rabu, 1 Agustus 2012 18:51 WIB

Peningkatan Kuantitas Pemilih untuk Legitimasi Politik
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Petugas pemilihan tingkat kelurahan melakukan rekapitulasi surat suara Pilkada DKI Jakarta di Kelurahan Petojo Selatan Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2012). KPU DKI Jakarta mulai melakukan rekapitulasi hasil Pemilukada DKI Jakarta yang digelar kemarin di tingkat kelurahan, yang kemudian akan dilanjutkan ke kecamatan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partisipasi masyarakat, baik formal dan ekstra formal, dinilai cukup berjalan baik selama pelaksanaan putaran pertama Pemilihan Gubernur DKI 2012.

Nilai tersebut diutarakan Mulyana Wirakusumah, pengamat pemilu, saat Seminar Evaluasi Pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2012 Putaran Pertama, Oasis Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).

Menurutnya, secara formal partisipasi masyarakat terwujud dengan adanya organisasi-organisasi pemantau Pilkada yang memperoleh akreditasi KPU DKI Jakarta. Serta pernyataan publik, sikap kelompok masyarakat (ormas) merupakan keterlibatan masyarakat secara ekstra formal.

"Kedua bentuk partisipasi tersebut di atas telah memberikan kontribusi politik signifikan dalam mengawal terselenggaranya pilkada yang efektif dan efesien berdasarkan asas langsung umum bebas dan rahasia jujur dan adil," ujar Mulyana.

Namun, pemenuhan hak politik rakyat harusnya diperbesar untuk memperkuat legitimasi politik rakyat.

"Bukan hanya peningkatan kualitas. Namun peningkatan kuantitas pemilih," pungkasnya.

Ayo Klik:

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas