• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Foke-Nara Habiskan Dana Kampanye Rp 62,5 Miliar

Jumat, 3 Agustus 2012 19:36 WIB
Foke-Nara Habiskan Dana Kampanye Rp 62,5 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), dan cawagub Nachrowi Ramli (kanan), bersama para pendukungnya, melakukan konferensi pers, di Foke-Nara Center, Megaria, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012). Pasangan Foke-Nara masuk ke putaran kedua Pilkada Jakarta, bersama pasangan Jokowi-Ahok.

Laporan dari Pradita Seti Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan hasil audit laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran pertama, Jumat (3/8/2012).

Dari keenam pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) tersebut, hanya pasangan nomor urut 2 dan 5 yang penggunaan dana kampanyenya lebih besar dibandingkan dana yang diterima.

Pasangan nomor urut 2, Hendardji-Riza mengalami defisit sekitar Rp 200 juta. Sedangkan pasangan nomor urut 5, Faisal-Biem defisit Rp 900 juta.

"Dalam laporan KAP (Kantor Akuntan Publik) memang tertulis defisit. Tapi tidak ditulis dari mana pasangan nomor urut 2 dan 5 menutupi (kekurangan)," kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Kampanye KPU, Suhartono, di kantor KPU DKI Jakarta.

Selain itu, KPU DKI Jakarta menyatakan tidak ada pelanggaran pada penggunaan dana kampanye selama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran pertama.

"KAP tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan keenam pasangan calon," kata Ketua KPU DKI Jakarta, Dahlia Umar, saat mengumumkan laporan audit atas Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Menurut Dahlia, semua pasangan cagub dan cawagub telah mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk audit.

Pasangan Foke-Nara menghabiskan dana kampanye Rp 62,5 miliar dan menerima dana sebesar Rp 62,6 miliar. Sedangkan pasangan Hendardji-Riza menggunakan Rp 3,2 miliar dan hanya menerima dana sebesar Rp 3 miliar.

Selain itu, pasangan Jokowi-Ahok menerima dana sebesar Rp 16,3 miliar dan menghabiskan dana kampanye Rp 16 miliar. Pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini menerima dana Rp 19,7 miliar dan menghabiskan Rp 19,6 miliar untuk kampanye.

Pasangan Faisal-Biem menghabiskan dana kampanye Rp 5 miliar, dan menerima Rp 4,1 miliar dana kampanye. Sedangkan, pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono menghabiskan Rp 24,6 miliar, dan hanya menyisakan dana kampanye Rp 3 juta.

Sebelumnya, enam KAP mengaudit masing-masing satu laporan penggunaan dan penerimaan dana kampanye cagub dan cawagub DKI Jakarta sejak 15 Juli 2012. KPU DKI Jakarta telah menerima laporan KAP, Selasa (31/7/2012) dan mengumumkan kepada publik, Jumat (3/8/2012).

KLIK JUGA:

Editor: Anwar Sadat Guna
2 KOMENTAR
792671 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Joy-Sabtu, 4 Agustus 2012 Laporkan
    Di acara ILC tvone kubu foke-nara ngakunya cuma menghabiskan dana 20 milyar ternyata 62,5 Milyar...kliatan bohongnya kan??
  • rugi nih-Jumat, 3 Agustus 2012 Laporkan
    Wah bang kumis sdh keluar modal
    gede msh kalah telak, pantesan
    skg mati matian menang
    diputaran ke 2, hoooi buka data
    wikileak ttg foke dulu dong kok
    diem diem semua
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas