Minggu, 1 Maret 2015
Tribun Jakarta

Foke-Nara Habiskan Dana Kampanye Rp 62,5 Miliar

Jumat, 3 Agustus 2012 19:36 WIB

Foke-Nara Habiskan Dana Kampanye Rp 62,5 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), dan cawagub Nachrowi Ramli (kanan), bersama para pendukungnya, melakukan konferensi pers, di Foke-Nara Center, Megaria, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2012). Pasangan Foke-Nara masuk ke putaran kedua Pilkada Jakarta, bersama pasangan Jokowi-Ahok.

Laporan dari Pradita Seti Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan hasil audit laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran pertama, Jumat (3/8/2012).

Dari keenam pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) tersebut, hanya pasangan nomor urut 2 dan 5 yang penggunaan dana kampanyenya lebih besar dibandingkan dana yang diterima.

Pasangan nomor urut 2, Hendardji-Riza mengalami defisit sekitar Rp 200 juta. Sedangkan pasangan nomor urut 5, Faisal-Biem defisit Rp 900 juta.

"Dalam laporan KAP (Kantor Akuntan Publik) memang tertulis defisit. Tapi tidak ditulis dari mana pasangan nomor urut 2 dan 5 menutupi (kekurangan)," kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Kampanye KPU, Suhartono, di kantor KPU DKI Jakarta.

Selain itu, KPU DKI Jakarta menyatakan tidak ada pelanggaran pada penggunaan dana kampanye selama Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran pertama.

"KAP tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan keenam pasangan calon," kata Ketua KPU DKI Jakarta, Dahlia Umar, saat mengumumkan laporan audit atas Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Halaman12
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas