Rabu, 4 Maret 2015
Tribun Jakarta

Pendidikan Harus Kedepankan Etika Ketimbang Iptek

Sabtu, 4 Agustus 2012 22:47 WIB

Pendidikan Harus Kedepankan Etika Ketimbang Iptek
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam pembangunan sumber daya manusia.

Baik dalam transfer ilmu pengatahuan maupun watak. Yang paling utama dari hakikat pendidikan adalah, membentuk manusia yang beretika dan memiliki nilai estetika.

Kasus bullying yang terjadi di SMA Don Bosco menjadi sebuah pelajaran bagi dunia pendidikan di Indonesia bila sekolah sebagai lembaga pendidikan harus mengkedepan nilai-nilai etika dan estetika kepada muridnya dibandingkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).

"Isi penddikan yang utama adalah etika, Iptek itu nomor tiga yang penting itu etika dan budi pekerti, kedua estika, dan ketiga Iptek," ungkap Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto saat ditemui seusai menghadiri mediasi keluarga korban dan pelaku bullying SMA Don Bosco Jakarta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (4/8/2012).

Menurut Seto ada sesuatu yang keliru dari sitem pendidikan saat ini, tanpa kita sadar bullying banyak dibiarkan selama ini. "Beberpa sekolah ada bullying tapi sekolah tidak menyadari itu adalah bullying," ucapnya.

Aktivis anak ini pun mencontohkan, berdasarkan penelitian di Jawa Barat ada sekitar 60 persen SD melakukan bulkying, tetapi tidak disadari guru dan orangtua.

"Jadi tadi menguitip pernyataan Kapolda bahwa polisi adalah tugasnya melayani masyarakat, tetapi orantua mengawasi putra putrinya dan guru disekolah mengawasi murid-muridnya," ungkap Seto.

Halaman12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas